Pandangan Bisa Terganggu, Orang Tua Perhatikan Cara Pakai Masker yang Benar

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 26 Januari 2021 | 13:57 WIB
Pandangan Bisa Terganggu, Orang Tua Perhatikan Cara Pakai Masker yang Benar
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Sejak pandemi virus corona Covid-19, masker harus digunakan untuk mencegah penularan. Tapi, banyak orang mungkin masih salah memakai masker.

Masker tidak hanya untuk sekadar menutupi bagian mulut atau hidung saja. Sebab, cara pakai masker yang tidak benar bisa menurunkan efektivitasnya mencegah penularan virus corona.

Apalagi orang tua atau lansia yang mungkin lebih sering salah memakai masker. Selain itu, mereka juga harus hati-hati dalam mengenakan masker.

Beberapa orang tua mungkin sering tersandung atau pandangannya terganggu ketika memakai masker. Karena, masker mengecilkan atau menyempitkan bidang penglihatan mereka.

Jika penglihatan Anda tidak jelas seperti yang dialami banyak orang lanjut usia, maka memakai masker bisa berisiko menyebabkan orang tua terjatuh.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Elmar C Kal dan rekannya dari Brunel University London, telah menguraikan bahayanya. Menurut Elmar C Kal, pemakai kacamata sangat rentan terjatuh karena penglihatannya kabur atau kacamatanya berkabut ketika memakai masker.

Padahal informasi visual dari bidang perifer Anda penting untuk melihat dan menghindari bahaya yang mendekat sehingga Anda lebih aman ketika berjalan.

Tapi dilasir dari Mirror UK, memakai masker menghambat pengumpulan informasi penting ini selama berjalan. Kondisi inilah yang meningkatkan kemungkinan seseorang tersandung atau jatuh, terutama ketika melewati jalan yang banyak rintangan.

Bahkan jalan menunduk ketika memakai masker juga tidak akan membantu mencegahnya. Karena itu, orang dewasa tua yang mengandalkan penglihatan untuk mendeteksi rintangan cukup berisiko ketika memakai masker.

baca juga

Sebab, mereka harus terus menunduk ke bawah ketika berjalan menggunakan masker. Kondisi ini membuat mereka kesulitan merencanakan jalan yang akan dilalui berikutnya aman atau tidak.

Penelitian terbaru menggunakan pelacakan mata menunjukkan bahwa orang tua sering kali membuat kesalahan langkah lebih besar ketika melihat ke bawah daripada melihat ke depan.

Kemudian, informasi visual perlu diintegrasikan dengan informasi spasial dari anggota tubuh dan persendian untuk menjaga keseimbangan.

Jika seseorang tidak menggerakkan kepala dan mata ketika berjalan akan membantu visual tetap stabil untuk mengatur keseimbangan. Tapi, melihat ke bawah juga sering kali bertentangan dengan strategi ini.

Bahkan memakai masker menyebabkan ketidakstabilan serius karena memerlukan gerakan kepala dan mata selama berjalan.

Jadi, saran untuk melihat ke bawah ketika memakai masker bisa merusak stabilitas visual secara paradoks. Langkah ini mengganggu penglihatan seseorang ketika berjalan agar tetap aman.

Bahkan kondisi ini tidak hanya memengaruhi orang dewasa atau lansia, tetapi juga siapa pun tergantung pada keseimbangan penglihatannya, seperti orang yang menderita parkinson atau neuropati diabetes.

Guna meminimalisir risiko ini, Kal menyarankan penggunakan masker yang lebih ketat dan rapat di sekitar hidung dan pipi.

Anda cukup sesekali melihat ke bawah sebelum mulai berjalan lagi dan berjalanlah lebih lambat. Sehingga Anda memiliki cukup waktu untuk mendeteksi adanya bahaya yang menghalangi langkah Anda.

Berjalan lambat juga membantu Anda tidak terlalu banyak menggerakkan kepala dan mata ketika memakai masker. Cara ini mungkin bisa mencegah terjadinya risiko akibat pemakaian masker yang menghalangi penglihatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darius Sinathrya Minta Maaf Usai Donna Agnesia Positif Covid-19

Darius Sinathrya Minta Maaf Usai Donna Agnesia Positif Covid-19

Entertainment | Selasa, 26 Januari 2021 | 13:53 WIB

Pasien Positif Covid-19 yang Dirawat di Karawang Tembus Seribu Orang

Pasien Positif Covid-19 yang Dirawat di Karawang Tembus Seribu Orang

Bekaci | Selasa, 26 Januari 2021 | 13:50 WIB

Cara GeNose C19 Deteksi Virus COVID-19 di Tubuh, Akurat 94 Persen

Cara GeNose C19 Deteksi Virus COVID-19 di Tubuh, Akurat 94 Persen

Bogor | Selasa, 26 Januari 2021 | 13:39 WIB

Terkini

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:17 WIB

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:15 WIB

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:07 WIB

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:06 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Petualangan ke Dunia Tanpa Titik Akhir di Buku Princess, Bajak Laut & Alien

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 08:00 WIB

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

Jawa Tengah Jadi Tujuan Investasi Global, Investor Dubai Incar Proyek Mini Refinery Senilai Rp5 T

News | Rabu, 16 September 2026 | 07:59 WIB

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

4 Tablet 4G Murah dengan Performa Kencang dan Baterai Awet yang Bisa Dipilih

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 07:48 WIB

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Scam Sudah Jadi Industri, OJK Dorong Sistem Anti-Penipuan Terintegrasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 07:43 WIB

×