Kabar Baik, Vaksin Novavax 89 Persen Efektif Lawan Varian Baru Virus Corona

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 31 Januari 2021 | 11:48 WIB
Kabar Baik, Vaksin Novavax 89 Persen Efektif Lawan Varian Baru Virus Corona
Ilustrasi virus corona, vaksin covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Setelah vaksin Pfizer, Moderna, dan Oxford, kini ada vaksin Novavax untuk virus corona Covid-19 yang telah melalui uji coba tahap akhir dengan hasil efektivitasnya 89 persen.

Rencananya, 60 juta dosis vaksin Novavax yang juga terbukti efektif melawan varian baru virus corona Covid-19 di Kent, Inggris akan diproduksi di Teesside.

Sebelumnya, Inggris telah menyetujui dan menggunakan vaksin Covid-19 Pfizer, Oxford, dan Moderna untuk masyarakatnya. Tapi sekarang, mereka juga akan menggunakan vaksin Novavax.

Novavax adalah perusahaan bioteknologi kecil yang berbasis di Maryland, Amerika Serikat, yang mengembangkan vaksin generasi mendatang untuk penyakit menular serius.

"Platform teknologi rekombinan milik perusahaan menggabungkan kekuatan dan kecepatan rekayasa genetika untuk menghasilkan nanopartikel yang sangat imunogenik secara efisien, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kesehatan global," jelas pihak perusahaan AS tersebut dikutip dari The Sun.

Ilustrasi vaksin (Pixabay/qimono)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Pixabay/qimono)

Vaksin Novavax akan dibuat di Inggris, setelah mendapat persetujuan regulasi. Stan Erck, kepala eksekutif Novavax, mengatakan pabrik manufaktur di Billingham, Stockton-on-Tees, akan mulai beroperasi pada Maret atau April 2021.

Perusahaan bioteknologi AS ini berharap bisa mendapatkan persetujuan untuk vaksin dari Badan Pengatur Produk Kesehatan dan Obat-obatan Inggris (MHRA) sekitar waktu yang sama.

Pabrik milik Fujifilm ini memiliki kapasitas untuk meningkatkan produksi hingga 180 juta dosis. Kemudian, vaksin Novavax akan dikirimkan pada paruh kedua 2021 jika menerima persetujuan MHRA.

Cara kerja vaksin Novavax

baca juga

Pada dasarnya, vaksin Novavax bekerja seperti vaksin Covid-19 lainnya, yang mendorong sistem kekebalan tubuh untuk membuat antibodi terhadap protein virus corona.

Para peneliti memasukkan gen yang dimodifikasi ke dalam virus, yang disebut baculovirus dan membiarkannya menginfeksi sel serangga.

Kemudian, lonjakan protein dari sel-sel ini dirakit menjadi partikel nano yang terlihat seperti virus corona, tidak bisa mereplikasi atau menyebabkan virus corona Covid-19.

Lalu, nanopartikel ini disuntikkan ke dalam tubuh melalui vaksin di mana sistem kekebalan meningkatkan respons antibodi.

Jika tubuh terpapar virus corona Covid-19 di mana mendatang, maka tubuh sudah lebih siap untuk melawannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengalaman Mahasiswi UNRI Ikut Vaksinasi Covid-19 Tahap Satu

Pengalaman Mahasiswi UNRI Ikut Vaksinasi Covid-19 Tahap Satu

Riau | Sabtu, 30 Januari 2021 | 16:09 WIB

Bos Kasino Penipu Kini Telan Pil Pahit,  Terancam Tak Terima Vaksin Tahap 2

Bos Kasino Penipu Kini Telan Pil Pahit, Terancam Tak Terima Vaksin Tahap 2

News | Minggu, 31 Januari 2021 | 08:50 WIB

Saat Negara Kaya dan Negara Miskin Bersaing Dapatkan Vaksin Covid-19

Saat Negara Kaya dan Negara Miskin Bersaing Dapatkan Vaksin Covid-19

Video | Minggu, 31 Januari 2021 | 11:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:49 WIB

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

×