Belum Ada Vaksin Untuk Anak, Bagaimana Lindungi Si Kecil dari Covid-19?

Rabu, 03 Februari 2021 | 17:15 WIB
Belum Ada Vaksin Untuk Anak, Bagaimana Lindungi Si Kecil dari Covid-19?
Ilustrasi bayi (Unsplash/Liane)

Suara.com - Pandemi Covid-19 hingga kini juga berhenti. Kabar baiknya sejumlah dosis vaksin telah sampai dan ratusan ribu orang di Indonesia juga telah divaksinasi.

Meski demikian, hingga kini masih belum ada kabar tentang vaksin Covid-19 untuk bayo. Lalu, bagaimana melindungi anak dari Covid-19 saat vaksin tersebut belum ada?

Dokter Spesialis Anak  Eka Hospital, Prof. DR. Dr. Soedjatmiko, Sp.A (K), Msi, mengatakan bahwa  sampai saat ini vaksin khusus anak-anak belum ada. Tapi dengan alternatif makanan seimbang, dengan protein, serta sayur dan buah bisa membantu melindugi

 “Itu intinya, dan makan harus banyak dan jangan dipaksa,” jawab Prof. DR. Dr. Soedjatmiko.  

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

 Selain memberikan nutrisi, pastikan anak juga terhindari dari stres. Hal itu karena kekebalan anak bisa menurun dan membuat lebih rentan dan mudah sakit. 

Oleh karena itu, penting untuk mengajak bermain anak-anak sebagai perawatan anak-anak dalam perlindungan terhadap Covid-19.

“Cara melindunginya, orang dewasa harus memakai masker dan menjaga jarak. Dan nanti kalau bulan Maret atau dipanggil imunisasi covid, orang dewasa membawa KTP masing-masing. Kenapa penting? Kalau satu rumah sudah terlindungi, anak-anak sudah terlindungi,” ungkapnya melalui live Instagram (03/02/2021).

Baginya, teruntuk anak-anak, dengan mengajaknya bermain tidak harus diluar rumah. Selain bisa meningkatkan kekebalan anak-anak yang bermain dalam rumah, maka anak-anak akan gembira dan kekebalannya akan lebih baik.

“Peraturan 5M harus dijalanin orang dewasa atauorang tua dan juga anak-anak, dengan bermain dan gizi yang banyak. Selain itu, anak-anak bisa menumbuhkan kecerdasan di masa pandemi,” ungkapnya.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Puluhan Milyar Bantuan Covid-19 di Kepri Menguat

Selain perlindungan anak dengan mengajaknya bermain, bayi juga bisa diberikan suplemen tambahan. Tetapi bila gizi sudah baik, tidak perlu suplemen lagi.

“Boleh aja, tapi kalau makanannya cukup, protein ada hewaninya ada, dan jumlahnya banyak tidak perlu suplemen lagi. Dan tidak masalah, dan utamanya makanan yang bernutrisi,” paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI