Muncul Kabar Vaksin Covid-19 Sebabkan Kemandulan, Pakar Angkat Bicara

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 04 Februari 2021 | 15:08 WIB
Muncul Kabar Vaksin Covid-19 Sebabkan Kemandulan, Pakar Angkat Bicara
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Kelompok antivaksin tak hanya menolak vaksinasi untuk Covid-19, mereka juga dikenal gemar membagikan berita palsu. Belakangan ini, berita tentang vaksin yang cukup meresahkan adalah kabar soal pengaruh vaksin pada kesuburan.

Melansir dari Medical Xpress, pendukung anggapan tersebut adalah Wolfgang Wodarg, seorang politisi dan dokter Jerman yang meninggalkan praktik medis sejak tahun 1994.

Pada bulan Desember, Wodarg dan mantan karyawan Pfizer mengajukan petisi kepada European Medicines Agency untuk menunda persetujuan vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Pfizer-BioNTech. Mereka berspekulasi bahwa karena vaksin tersebut memicu antibodi pelawan penyakit terhadap protein lonjakan virus corona, vaksin itu mungkin memicu respons kekebalan terhadap protein yang disebut syncytin-1 di mana terlibat dalam pembentukan plasenta manusia.

Tanpa plasenta artinya manusia tidak akan hamil atau mengalami kemandulan. Namun Jill Foster, spesialis penyakit menular anak di University of Minnesota menyatakan bahwa protein lonjakan dan protein plasenta hampir sama.

Selain itu, jika vaksin tersebut dapat memicu respons imun terhadap protein plasenta, maka infeksi Covid-19 juga dapat terjadi. Pada gilirannya, jutaan wanita usia subur di seluruh dunia yang menderita Covid-19 selama setahun terakhir tiba-tiba tidak dapat memiliki anak.

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

"Tidak ada bukti bahwa pandemi ini telah mengubah pola kesuburan," kata Paul Offit, dokter anak dan ahli vaksin dari Rumah Sakit Anak Philadelphia yang menasihati FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika) kepada WebMD.

FDA telah menyetujui vaksin Pfizer dan Moderna untuk digunakan pada perempuan usia subur. Meskipun perempuan hamil tidak diikutsertakan dalam uji coba vaksin, sudah banyak perempuan yang berpartisipasi dalam uji coba tersebut namun tetap bisa hamil. Mereka melanjutkan uji coba tanpa masalah keamanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oxford/AstraZeneca Akan Modifikasi Vaksin untuk Lawan Varian Baru Corona

Oxford/AstraZeneca Akan Modifikasi Vaksin untuk Lawan Varian Baru Corona

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 14:31 WIB

The Lancet: Vaksin Sputnik Rusia Keampuhan 91 Persen, Tanpa Efek Samping

The Lancet: Vaksin Sputnik Rusia Keampuhan 91 Persen, Tanpa Efek Samping

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 14:18 WIB

China Tangkap 80 Kelompok Kriminal yang Jual dan Buat Vaksin Covid-19 Palsu

China Tangkap 80 Kelompok Kriminal yang Jual dan Buat Vaksin Covid-19 Palsu

News | Kamis, 04 Februari 2021 | 14:17 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×