Pertama di Dunia: Dokter Berhasil Operasi Transplantasi Wajah dan Tangan

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 04 Februari 2021 | 16:45 WIB
Pertama di Dunia: Dokter Berhasil Operasi Transplantasi Wajah dan Tangan
Ilustrasi operasi transplantasi. (Pixabay)

Suara.com - Operasi transplantasi tangan dan wajah pertama di dunia berhasil dilakukan kepada seorang penduduk New Jersey Joseph DiMeo. Pria itu harus mendapatkan transplantasi untuk memperbaiki luka bakar akibat kecelakaan mobil yang dialaminya pada 2018.

DiMeo menjalani prosedur peletakan batu pertama di NYU Langone Health pada Agustus 2020 setelah kecocokan donor ditemukan di Delaware.

"Hidupnya benar-benar tergelincir, benar-benar tidak terduga," kata ketua Departemen Bedah Plastik Hansjorg Wyss di NYU Langone Health Prof. Dr. Eduardo Rodriguez dikutip dari Fox News. 

Kecelakaan mobil yang menimpa DiMeo menyebabkan luka bakar hingga 80 persen. Pria 22 tahun itu tertidur di kursi belakang kemudi saat dalam perjalanan pulang kerja. Mobilnya menabrak tepi jalan dan terbalik. Pengemudi lain menariknya dari kendaraan yang terbakar sebelum akhirnya meledak. 

Pertama di dunia: Dokter Berhasil Operasi Transplantasi Wajah dan Tangan. (NYU Langone Health)
Pertama di dunia: Dokter Berhasil Operasi Transplantasi Wajah dan Tangan. (NYU Langone Health)

DiMeo sempat koma selama tiga bulan di fasilitas luka bakar akut dan menjalani sekitar 20 prosedur termasuk cangkok kulit dan transfusi darah. Setelah siuman, dia harus memulai beberapa latihan rehabilitasi selama lebih dari satu bulan. Setelah itu baru dirujuk ke NYU Langone Health.

Dia mendapat janji klinis pertamanya dengan Rodriguez pada bulan Maret, di mana wajahnya benar-benar terluka. Kelopak matanya telah mencair dan dia tidak memiliki sisa-sisa telinga. Rodriguez menggambarkan tangan pasiennya itu terlihat seperti sarung tangan, dengan ujung jari yang diamputasi.

"Dia tidak mampu menggunakan tangannya dan sangat bergantung pada perawatan orang tuanya," kata profesor itu.

Rodriguez mengatakan, timnya segera menyatakan DiMeo sebagai kandidat yang baik untuk mendapat transplantasi karena tidak memiliki masalah kesehatan yang lain, tidak ada riwayat penggunaan obat-obatan terlarang. Juga mempunyai motivasi tinggi untuk sembuh.

Pada Oktober 2019, DiMeo dimasukkan ke dalam daftar tunggu transplantasi dan tim mulai berlatih bagaimana operasi akan dilakukan secara bersamaan. Tapi, berbulan-bulan setelah pencarian dan persiapan operasi transplantasi terjadi pandemi Covid-19.

Maka tim bedah dipindahkan ke garis depan untuk merawat pasien virus corona yang sakit kritis.

"Kami tidak pernah melupakan Joe (panggilan DiMeo) dan tidak pernah lupa mengidentifikasi donor," kata Rodriguez.


Ia menambahkan bahwa DiMeo juga tidak pernah menekan tim tentang kasusnya.

Sembilan bulan setelah pencarian, donor ideal, DiMeo berada di Delaware. Pada 12 Agustus 2020, tim memulai prosedur selama 23 jam untuk mengubah kehidupan DiMeo. Tim bekerja secara bergiliran dan secara bersamaan pada pendonor dan DiMeo. 

Tangan dan wajah pendonor diganti dengan organ cetakan 3-D agar sesuai dengan penampilan aslinya. Rodriguez mengaku, operasi itu menjadi hari yang sangat panjang. 

"Saya sangat senang membawa (orang tuanya) untuk melihat putra mereka mengikuti perubahannya," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Makan Sayur di Luar Angkasa, Perdana Astronom Transplantasi Tanaman

Bisa Makan Sayur di Luar Angkasa, Perdana Astronom Transplantasi Tanaman

Tekno | Kamis, 04 Februari 2021 | 07:43 WIB

72 Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Non Yustisi di Bekasi Utara

72 Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Non Yustisi di Bekasi Utara

Bekaci | Kamis, 04 Februari 2021 | 06:30 WIB

Super Cepat, Operasi Katarak dengan Metode Phaco Cuma Butuh 15 Menit

Super Cepat, Operasi Katarak dengan Metode Phaco Cuma Butuh 15 Menit

Health | Rabu, 03 Februari 2021 | 14:54 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB