Studi: Pandemi Covid-19 Baru Berakhir Tujuh Tahun Lagi

Bimo Aria Fundrika

Sabtu, 06 Februari 2021 | 16:31 WIB
Studi: Pandemi Covid-19 Baru Berakhir Tujuh Tahun Lagi
Tenaga kesehatan melakukan pendaftaran sebelum menerima vaksin COVID-19 Sinovac dosis pertama saat vaksinasi massal di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Suara.com - Banyak pihak telah melakukan perhitungan dan prediksi terkait kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. Kini sebuah laporan dari Bloomberg mengatakan pandemi Covid-19 baru bisa berakhir paling tidak tujuh tahun.

Perhitungan itu dengan mempertimbangkan kecepatan vaksinsinasi yang tengah berlangsung saat ini. Mereka melakukan perhitungan dengan basis data terbesar" dari inokulasi Covid-19 yang diberikan di seluruh dunia.

Lalu mereka menghitung angka-angka tersebut dan menemukan bahwa butuh sebagian besar dekade untuk mencapai kekebalan kawanan jika distribusi tidak meningkat untuk dua dosis vaksin.

Anthony Fauci mengatakan 70-85 persen populasi akan membutuhkan vaksin untuk mencapai kekebalan kawanan. Meski Amerika Serikat berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan itu pada Tahun Baru di tahun 2022, negara-negara seperti Kanada bisa membutuhkan sepuluh tahun untuk kecepatan mereka saat ini.

Lebih dari 119 juta dosis telah dibagikan di seluruh dunia tetapi pelacak Bloomberg menunjukkan beberapa negara, kebanyakan negara kaya, lokal Barat, mencapai cakupan 75 persen jauh lebih cepat daripada yang lain.

Sejumlah tenaga kesehatan mendapatkan vaksinasi dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021).  ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Sejumlah tenaga kesehatan mendapatkan vaksinasi dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/2/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Misalnya, Israel berada di jalur yang tepat dengan cakupan 75 persen pada musim semi tetapi Portugal membutuhkan empat tahun, China tujuh tahun dan Latvia hampir sembilan tahun untuk mencapai kekebalan kelompok jika distribusi vaksin tidak berubah.

Perhitungannya, tentu saja, "tidak stabil," jelas Bloomberg, terutama dengan peluncuran yang baru berumur beberapa bulan dan masih dirusak dengan gangguan pasokan.

Tingkat vaksinasi Kanada dipotong setengahnya baru-baru ini setelah negara tersebut menghadapi penundaan pengiriman.

Tetapi selama kontrak mereka untuk membeli lebih banyak dosis per orang daripada negara lain terus berlanjut, mereka tidak akan terjebak dalam pandemi selama satu dekade.
Perhitungan Bloomberg didasarkan pada dua dosis untuk vaksinasi penuh dan akan disesuaikan setelah vaksin yang dibuat oleh Johnson & Johnson, yang hanya membutuhkan satu dosis, tersedia.

baca juga

Meskipun vaksinasi belum disetujui untuk anak-anak, Bloomberg memasukkan anak-anak dalam penghitungan mereka karena mereka juga dapat terinfeksi, dan menularkan, virus.

Kalkulator tidak memperhitungkan tingkat kekebalan alami apa pun yang dialami oleh mereka yang sebelumnya pernah terkena virus. CDC mengatakan beberapa kekebalan ditawarkan setelah infeksi tetapi mereka tidak menjelaskan berapa lama itu bertahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Kematian Pasien Covid 19 Tinggi, PKM Sumut Berakhir 14 Februari

Angka Kematian Pasien Covid 19 Tinggi, PKM Sumut Berakhir 14 Februari

Sumut | Sabtu, 06 Februari 2021 | 16:13 WIB

RM Pak Tjomot Bisa Tetap Buka meski 5 Pegawainya Positif Covid-19

RM Pak Tjomot Bisa Tetap Buka meski 5 Pegawainya Positif Covid-19

Sulsel | Sabtu, 06 Februari 2021 | 16:11 WIB

Satu Rombongan Asal Cilacap ke Purbalingga Diketahui Positif Covid-19

Satu Rombongan Asal Cilacap ke Purbalingga Diketahui Positif Covid-19

Jawa Tengah | Sabtu, 06 Februari 2021 | 16:10 WIB

Terkini

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula saat Slow Jogging

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula saat Slow Jogging

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:50 WIB

Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader

Kena OTT KPK, PAN Langsung Pecat Lalu Ahmad Zaini Sebagai Kader

Bali | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tawa dan Tangis dalam Film Foufo: Dari Kampung Rongsok ke Luar Angkasa

Tawa dan Tangis dalam Film Foufo: Dari Kampung Rongsok ke Luar Angkasa

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:46 WIB

Ketika Semua Orang Dipaksa Jualan: Membaca Fenomena Ledakan UMKM

Ketika Semua Orang Dipaksa Jualan: Membaca Fenomena Ledakan UMKM

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:45 WIB

Kulit Sawo Matang Pakai Cushion Warna Apa? Ini 5 Shade Paling Cocok agar Tidak Abu-Abu

Kulit Sawo Matang Pakai Cushion Warna Apa? Ini 5 Shade Paling Cocok agar Tidak Abu-Abu

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:44 WIB

3 Serum Niacinamide TXA Lokal yang Ampuh Pudarkan Noda Hitam Bekas Jerawat

3 Serum Niacinamide TXA Lokal yang Ampuh Pudarkan Noda Hitam Bekas Jerawat

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:43 WIB

RUU Perampasan Aset Tetap Dibahas Selama Reses, Komisi III Dapat Lampu Hijau

RUU Perampasan Aset Tetap Dibahas Selama Reses, Komisi III Dapat Lampu Hijau

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:41 WIB

Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan

Kepala Ditutup Tangan Diborgol, Begini Proses Pemindahan 79 Napi Paling Berbahaya ke Nusakambangan

Sulsel | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:37 WIB

Kejar Target, DPR Pastikan RUU Hak Cipta Ikut Dibahas Selama Masa Reses

Kejar Target, DPR Pastikan RUU Hak Cipta Ikut Dibahas Selama Masa Reses

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:36 WIB

Kisah Nyi Rasmiwaditro: Musisi Gen Z yang Memilih Jalan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

Kisah Nyi Rasmiwaditro: Musisi Gen Z yang Memilih Jalan Abdi Dalem Keraton Yogyakarta

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 14:33 WIB

×