Kelainan Langka, Pria di India Punya Tanduk Asli di Kepala!

Rully Fauzi

Senin, 08 Februari 2021 | 04:45 WIB
Kelainan Langka, Pria di India Punya Tanduk Asli di Kepala!
Tanduk tumbuh di kepala. [Twitter]

Suara.com - Selama ini kita mengetahui bahwa hanya hewanlah yang memiliki tanduk, sebut saja banteng, rusa, kijang, dan lain sebagainya.

Tanduk tumbuh secara natural di bagian kepala mereka sebagai bentuk perlindungan diri terhadap predator, atau digunakan sebagai ajang unjuk kekuasaan melawan pejantan lain. Tanduk biasanya terbuat dari struktur mirip tulang dan dilapisi dengan keratin.

Rasanya akan sangat aneh ketika melihat manusia yang memiliki tanduk. Manusia bertanduk hanya ada dalam kisah-kisah mitologi atau dongeng menyeramkan.

Namun, ternyata tanduk memang bisa tumbuh di kepala manusia. Hal ini dialami oleh seorang pria tua di India bernama Shyam Lal Yadav (74). Tanduk mulai tumbuh secara tiba-tiba setelah kepalanya terbentur keras, lima tahun silam.

Ketika pertama kali muncul tonjolan di kepalanya, Shyam mengatasinya dengan meminta bantuan tukung cukur. Namun, lama kelamaan tanduk tersebut mulai tumbuh tidak terkendali dan menjadi keras.

Tukang cukur langganannya tidak bisa lagi memotong serat-serat tersebut. Kondisi ini membuat Shyam akhirnya meminta bantuan dokter.

Ahli bedah saraf di Rumah Sakit Bhagyoday Tirth di Kota Sagar, India, dokter Vishal Gajbhiye yang menangani Shyam, mengatakan bahwa tanduk itu disebut tanduk sebaceous.

Tanduk yang tumbuh di kepalanya sama seperti yang ditemukan pada kebanyakan hewan, yaitu sama-sama terbuat dari keratin. Ini adalah serat yang ditemukan di kuku kaki dan rambut manusia.

"Awalnya, dia mengabaikannya karena tidak menyebabkan ketidaknyamanan. Dia juga memotong benjolan itu di tukang cukur lokal," kata dokter Vishal seperti dimuat Keepo --jaringan Suara.com.

baca juga

"Namun, ketika benjolan itu mengeras dan mulai tumbuh lebih lanjut, dia mendatangi rumah sakit di Sagar."

Untuk menghilangkan tanduk tersebut, awalnya tim medis melakukan pemindaian di area kepala Shyam sebelum memutuskan akan melakukan tindakan operasi seperti apa.

Mereka kemudian memutuskan untuk menggunakan pisau bedah steril untuk memotong tanduk tersebut. Setelah itu, akar tanduk dihilangkan untuk mencegahnya tumbuh kembali.

"Perawatannya berbeda-beda, tetapi bisa termasuk pembedahan, terapi radiasi dan kemoterapi. Segera setelah dihilangkan, kulit dicangkokkan pada luka yang sekarang sudah sembuh total," kata Vishal.

Sekarang, kondisi Shyam sudah mulai membaik, namun tidak diketahui apa penyebab pasti mengapa tanduk bisa tumbuh di kepalanya hanya gara-gara benturan.

Dokter menduga hal ini disebabkan oleh paparan radiasi atau sinar matahari berlebih. Namun, dokter mengatakan bahwa pada dasarnya kondisi ini tidak berbahaya, hanya mengganggu penampilan saja.

Well, kalau menurut Anda kira-kira apa yang menyebabkan tanduk bisa tumbuh di kepala manusia?

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Punya Kelainan Langka, Payudara Perempuan Ini Cuma Tumbuh Sebelah

Punya Kelainan Langka, Payudara Perempuan Ini Cuma Tumbuh Sebelah

Health | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 19:05 WIB

Lengan Bengkak Akibat Penyakit Langka, Banyak Orang di TikTok Minta Gadis Ini Amputasi

Lengan Bengkak Akibat Penyakit Langka, Banyak Orang di TikTok Minta Gadis Ini Amputasi

Health | Kamis, 21 Juli 2022 | 19:48 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB