Kemenkes Targetkan Vaksinasi Covid-19 Gelombang Kedua Dimulai Maret

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 08 Februari 2021 | 14:49 WIB
Kemenkes Targetkan Vaksinasi Covid-19 Gelombang Kedua Dimulai Maret
Pemerintah menggelar vaksinasi Covid-19 massal di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2021). [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Program vaksinasi Covid-19 telah dilakukan sejak 13 Januari 2021 lalu. Periode pertama vaksinasi di Indonesia dimulai pertama kali untuk tenaga kesehatan yang tersebar di 34 provinsi.

Menurut data statistik dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia atau Kemenkes, dari target program vaksinasi gelombang pertama, cakupan vaksinasi saat ini sudah mencapai 43 persen.

Kepala Bagian Program dan Informasi Ditjen P2P, Dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, vaksinasi gelombang pertama yang dilaksanakan sejak Januari sampai April ini ditargetkan akan diberikan pada 1,4 juta petugas kesehatan; 17,4 juta petugas publik; dan 21,5 juta lanjut usia.

Sementara program vaksinasi gelombang kedua yang akan dilaksanakan pada Maret hingga April, akan diberikan pada 63,8 juta masyarakat dengan risiko penularan tinggi dan 77, 2 juta dengan pendekatan klaster sesuai ketersediaan vaksin.

"Untuk petugas kesehatan sekitar satu juta sudah divaksinasi dan untuk masyarakat mulai divaksinasi bulan April ini,” ungkap Kepala Bagian Program dan Informasi Ditjen P2P, Dr. Siti Nadia kepada Suara.com, Senin (8/9/2021).

Nadia mengatakan, dari 181,5 juta masyarakat Indonesia, target vaksinasi Covid-19 diharapkan sebesar 67 hingga 70 persen dengan target cakupan vaksinasi hingga satu juta per hari.

Ia pun berharap program vaksinasi di Indonesia akan rampung dalam 15 bulan sejak Januari 2021. Dengan begitu, target kekebalan kelompol atau herd immunity bisa segera tercapai.

Untuk ketersediaan vaksin, Nadia mengatakan pihak Kemenkes akan terus melakukan monitoring. "Ketersediaan sudah pasti dipantai, dan juga impor dari negara lain. Tantangannya pasti, karena dengan jumlah yang diinginkan sebanyak 420 juta dosis," ungkapnya.

Sebelumnya, vaksinasi Covid-19 diberikan pada masyarakat berusia 18 hingga 59 tahun. Untuk warga usia 60 tahun ke atas, akan mendapatkan vaksin setelah mendapatkan informasi keamanan vaksin untuk kelompok usia tersebut.

baca juga

Sedangkan vaksinasi lain dapat dilakukan terhadap orang dengan penyakit komorbid yang terkendali, yaitu kriteria yang menunggu rekomendasi dari ITAGI maupun ahli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejumlah Tenaga Kesehatan di RS Swasta di Bandar Lampung Belum Divaksin

Sejumlah Tenaga Kesehatan di RS Swasta di Bandar Lampung Belum Divaksin

Lampung | Senin, 08 Februari 2021 | 14:19 WIB

Resmi! BPOM Setujui Penggunaan Vaksin Sinovac untuk Kelompok Lanjut Usia

Resmi! BPOM Setujui Penggunaan Vaksin Sinovac untuk Kelompok Lanjut Usia

Your Say | Senin, 08 Februari 2021 | 13:25 WIB

Tensi Darah Tinggi, Wali Kota Payakumbuh Ngotot Disuntik Vaksin Covid-19

Tensi Darah Tinggi, Wali Kota Payakumbuh Ngotot Disuntik Vaksin Covid-19

Sumbar | Senin, 08 Februari 2021 | 13:35 WIB

Terkini

JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental

JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Soroti Kuatnya Fundamental

Bekaci | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:54 WIB

PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki

PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:49 WIB

Taman Rekreasi Indonesia Bersiap Naik Level, Pelaku Industri dari Berbagai Negara Hadir di Jakarta

Taman Rekreasi Indonesia Bersiap Naik Level, Pelaku Industri dari Berbagai Negara Hadir di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:45 WIB

Jelang Muktamar NU Ke-35, Mohammad Nuh Jawab Isu Penyanderaan SK PCNU

Jelang Muktamar NU Ke-35, Mohammad Nuh Jawab Isu Penyanderaan SK PCNU

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:40 WIB

Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea

Aston Villa Dikabarkan Jajaki Transfer Alejandro Garnacho dari Chelsea

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:37 WIB

Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas

Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas

Sumut | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:35 WIB

Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program

Persiapan KUR Perumahan, Menteri PKP Sebut Kinerja BRI Tertinggi Dalam Penyaluran Program

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:26 WIB

PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027

PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:25 WIB

Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026

Barcelona Berpotensi Terima Rp63 Miliar dari FIFA Berkat Kontribusi Pemain di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:20 WIB

Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus

Soroti Dugaan TPPU Febrie Adriansyah, Akademisi Dorong Penerapan Pemberatan Pidana Eks Jampidsus

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 21:13 WIB

×