Jika Tak Alami Efek Samping, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Efektif?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 10 Februari 2021 | 15:57 WIB
Jika Tak Alami Efek Samping, Apakah Vaksin Covid-19 Tetap Efektif?
Ilustrasi virus corona, vaksin covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Indonesia telah menggunakan vaksin Sinovac untuk melawan virus corona Covid-19. Sedangkan Amerika Serikat, telah menggunakan vaksin Pfizer dan vaksin Moderna untuk mengatasi pandemi.

Kedua jenis vaksin Covid-19 itu bisa menyebakan sejumlah efek samping, seperti nyeri dan bengkak pada tempat suntikan, demam, menggigil dan sakit kepala.

Sejak program vaksinasi dimulai, banyak pasien yang melaporkan sejumlah efek samping di lengannya setelah suntik vaksin Covid-19. Sementara, beberapa orang lainnya mungkin tidak mengalami efek samping apapun.

Meski begitu, para ahli telah memperingatkan semua orang tidak mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual bebas sebelum suntik vaksin. Karena, para ahli khawatir bahwa obat itu bisa memengaruhi efektivitas vaksin Covid-19.

Bahkan Dr. Anthony Fauci, pakar penyakit menular terkemuka di AS, mengaku dirinya pingsan selama 1 hari setelah mereka suntikan dosis kedua vaksin Covid-19.

Ilustrasi vaksin (Pixabay/qimono)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pixabay/qimono)

Tapi, beberapa orang mungkin ragu dengan tingkat efektivitas vaksin Covid-19 ketika dirinya tidak mengalami reaksi apapun.

"Vaksin Covid-19 adalah reaktogenik yang berarti mereka menciptakan tanggapan kekebalan yang sering menjadi efek samping. Suntikan dosis kedua vaksin biasanya menimbulkan efek samping yang intens, karena tahap ini disebut sebagai dorongan," jelas Dr. John Whyte, kepala petugas medis dari WebMD dikutip dari Fox News.

Setelah suntikan kedua vaksin, tubuh akan mempersiapkan sistem kekebalannya. Maka, Anda akan mengembangkan respons imun yang lebih kuat. Proses ini bukan hal yang aneh, karena beberapa vaksin bersifat reaktogenik, termasuk herpes zoster.

Namun, Anda tak perlu khawatir bila tak mengalami efek samping apapun setelah suntik vaksin Covid-19. Bahkan, setelah suntikan dosis kedua vaksin.

Jika Anda tidak mengalami efek samping apapun atau sangat ringan, maka janganlah khawatir. Hal itu bukan berarti sistem kekebalan Anda tidak berfungsi dengan baik.

Karena, respons kekebalan setiap orang berbeda dan kurang dari setengah orang dalam penelitian ini memiliki efek samping.

"Saat berbicara tentang vaksin Covid-19 dan lainnya, studi ini tidak mendukung gagasan bahwa orang yang memiliki reaksi alergi ringan atau tidak bereaksi apapun, artinya tidak terlindungi," jelas Dr. Shira Doron, seorang dokter penyakit menular dan ahli epidemiologi rumah sakit di Tufts Medical Center.

Karena, sistem kekebalan sangat kompleks dan setiap orang akan bereaksi secara berbeda dengan penyebab yang berbeda pula.

Secara keseluruhan, orang yang lebih muda cenderung mengalami reaksi yang signifikan. Sedangkan, wanita memiliki lebih banyak reaksi lokal dan efek samping setelah suntikan vaksin kedua.

Sementara itu, Dr Richard Ellison, mengatakan orang yang tidak mengalami reaksi atau efek samping apapun setelah suntik vaksin mungkin lebih beruntung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-siap! Giliran, Pedagang hingga Wartawan akan Disuntik Vaksin Covid-19

Siap-siap! Giliran, Pedagang hingga Wartawan akan Disuntik Vaksin Covid-19

Kaltim | Rabu, 10 Februari 2021 | 15:52 WIB

Polisi Selidiki Dugaan Pemalsuan Surat Nakes Selebgram oleh Helena Lim

Polisi Selidiki Dugaan Pemalsuan Surat Nakes Selebgram oleh Helena Lim

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 15:32 WIB

Helena Lim Diduga Pakai Surat Palsu Nakes untuk Vaksin, Polisi Turun Tangan

Helena Lim Diduga Pakai Surat Palsu Nakes untuk Vaksin, Polisi Turun Tangan

News | Rabu, 10 Februari 2021 | 15:27 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB