Peneliti Temukan Cara Mudah Identifikasi Sirosis Hati, Begini Prosesnya

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Jum'at, 12 Februari 2021 | 17:45 WIB
Peneliti Temukan Cara Mudah Identifikasi Sirosis Hati, Begini Prosesnya
Ilustrasi tes sirosis hati. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Selama ini penyakit siriosis menjadi momok bagi sebagian penderitanya. Penyakit ini disebut silent killer karena seorang diam-diam bisa mengalami siriosis yang berpotensi fatal.

Tapi, kini peneliti telah menemukan tes darah yang mampu mengidentifikasi siriosis hati itu. Para peneliti telah mengembangkan algoritme untuk mendeteksi sidik jari yang dapat dipasang secara bebas di komputer klinis mana pun.

Dengan cara ini membuat pemeriksaan lebih murah bagi dokter untuk melakukan skrining skala besar menggunakan data pasien yang sudah mereka miliki.

Sirosis hati adalah penyakit kedua yang menyebabkan kematian dini pada orang usia kerja (setelah penyakit jantung).

Setetes darah di masa yang akan datang dapat mendeteksi kanker (Shutterstock)
Ilustrasi sirosi hati.  (Shutterstock)

Penyakit ini Ini berkembang secara diam-diam dan kebanyakan pasien tidak akan memiliki tanda atau gejala sampai mereka mengalami keadaan darurat medis yang serius dan masuk pertama berakibat fatal pada satu dari tiga pasien.

Tidak seperti kebanyakan penyakit utama, angka kematian untuk sirosis hati terus meningkat dan sekarang empat kali lebih tinggi dari empat puluh tahun yang lalu.

Dalam studi baru ini, yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Open, tim peneliti mengembangkan algoritma CIRRUS (CIRRhosis Using Standard test) menganalisis data NHS yang dianonimkan pada hasil tes darah yang diambil di perawatan primer dan sekunder untuk hampir 600.000 pasien.

Algoritme tersebut dapat mendeteksi lebih dari 70 persen orang dengan sirosis, berbulan-bulan atau bertahun-tahun sebelum mereka masuk rumah sakit darurat pertama dengan penyakit hati. Tingkat akurasi tes ini sekitar 90 persen.

Penelitian ini dipimpin oleh Profesor Nick Sheron dari Foundation for Liver Research, yang memulai penelitian saat bekerja di University of Southampton. Prof Sheron berkata:

baca juga

"Lebih dari 80 persen kematian sirosis hati terkait dengan alkohol atau obesitas, dan berpotensi dapat dicegah. Namun, proses berkembangnya sirosis hati tidak terdengar dan seringkali sama sekali tidak terduga oleh dokter umum. Pada 90 persen dari pasien ini, tes darah hati itu dilakukan normal, sehingga penyakit hati sering disingkirkan.

Ia mengatakan bahwa Algoritma CIRRUS baru ini dapat menemukan sidik jari untuk sirosis dalam tes darah yang umum dilakukan secara rutin oleh dokter umum.

Dalam kebanyakan kasus, data yang diperlukan untuk menemukan pasien ini sudah ada dan dokter dapat memberikan informasi yang dibutuhkan pasien untuk mengubah gaya hidup mereka.

"Bahkan saat ini tahap akhir, jika orang mengatasi penyebabnya dengan berhenti minum alkohol atau mengurangi berat badan, hati masih bisa pulih,"kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dalam 4 Tahun, Ibu Ini Kehilangan 3 Putranya karena Kanker yang Sama

Dalam 4 Tahun, Ibu Ini Kehilangan 3 Putranya karena Kanker yang Sama

Health | Minggu, 09 Juni 2019 | 09:45 WIB

Cegah Penyakit Liver dengan Konsumsi Sayuran Hijau

Cegah Penyakit Liver dengan Konsumsi Sayuran Hijau

Health | Selasa, 25 Desember 2018 | 12:00 WIB

Sering Mewarnai Rambut, Perempuan ini Idap Penyakit Liver Serius

Sering Mewarnai Rambut, Perempuan ini Idap Penyakit Liver Serius

Health | Selasa, 13 Maret 2018 | 14:58 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×