Positif Virus Corona Covid-19, Pria Ini Alami Nyeri Punggung dan Diare

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 13 Februari 2021 | 15:30 WIB
Positif Virus Corona Covid-19, Pria Ini Alami Nyeri Punggung dan Diare
Ilustrasi nyeri punggung (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Sourav Bhattacharya, seorang pria 44 tahun asal India ini menceritakan pengalamannya mengalami gejala tak biasa ketika terinfeksi virus corona Covid-19 di hari perayaan Durga Puja di Bengal.

Saat itu, Sourav mengalami diare biasa. Tapi, ia memperhatikan ada 2 gejala yang tidak biasa dalam tubuh, yakni nyeri punggung tak tertahankan dan kelemahan parah.

Kemudian dilansir dari Times of India, Sourav juga mulai berkeringat deras hingga tidak bisa berhenti mengipasi diri walau hanya 1 menit. Padahal ia belum pernah mengalami kondisi ini sebelumnya.

Karena itu, Sourav sudah mencurigai dirinya terinfeksi virus corona Covid-19 dan segera melakukan tes di rumah sakit. Ia melakukan RT-PCR yang menyatankan dirinya positif virus corona setelah 2 hari.

Sourav pun mulai panik ketika mendapat kabar dirinya positif. Apalagi ia juga mulai kehilangan indra penciuman dan perasanya.

Ilustrasi buang air besar (Unsplash/Giorgio Trovato)
Ilustrasi buang air besar (Unsplash/Giorgio Trovato)

Ia tidak bisa mencium bau yang seharusnya sangat kuat dan ada iritasi di lidahnya. Sourav mengaku tidak bisa menahan rasa panas di mulutnya seperti biasa.

Sourav yang panik berusaha mengabari dokter keluarganya. Ia diberi oksimeter dan juga obat, seperti antibiotik, vitamin C dan kapsul zinc.

Saat itu, dokter sempat memberikan pilihan kepada Sourav untuk isolasi di tempat yang berbeda dengan rumahnya atau tidak. Tapi, Sourav menolak dan memilih isolasi mandiri di kamarnya.

Seseorang akan meletakkan makan untuk Sourav di depan pintu kamar dan selalu memakai kamar mandi sendiri yang terpisah dengan lainnya.

baca juga

Selama masa isolasi, ia berusaha menghabiskan waktu dengan membaca buku dan menonton serial web karena harus tinggal selama 22 hari.

Sourav mengaku cukup tertekan dan sedih selama beberapa hari pertama isolasi. Tapi, ia selalu bisa mengalihkan perhatiannya dengan aktivitas lain di dalam ruangan.

Stelah 2 hari isolasi mandiri, ia merasa sedikit kesulitan bernapas dan mencoba memeriksa tingkat saturasi oksigennya sendiri.

Beruntungnya, tingkat saturasi oksigennya tetap dalam tingkat normal. Masalah pernapasan ini biasanya terjadi di malam hari.

Pada hari ke-8 isolasi, kondisi Sourav mulai membaik. Ia mulai merasa kekuatan fisiknya kembali perlahan. Ia juga mulai nafsu makan dan menggunakan kembali indra penciuman serta perasanya.

Sourav pun memberikan beberapa tips untuk membantu temannya yang juga terinfeksi virus corona Covid-19, yakni jangan panik, jauhi informasi yang mengganggu pikiran, fokus pada rutinitas harian di tempat isolasi, konsumsi makanan seimbang dan makan buah-buahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Helena Lim Dapat Vaksin dari Puskesmas, Ombudsman Minta Evaluasi Menyeluruh

Helena Lim Dapat Vaksin dari Puskesmas, Ombudsman Minta Evaluasi Menyeluruh

News | Sabtu, 13 Februari 2021 | 14:15 WIB

Update Covid-19: Kabar Baik, Penambahan Kasus Positif Satu Digit

Update Covid-19: Kabar Baik, Penambahan Kasus Positif Satu Digit

Batam | Sabtu, 13 Februari 2021 | 13:01 WIB

Pakar Australia: Pandemi COVID-19 Berakhir 6 Tahun Lagi

Pakar Australia: Pandemi COVID-19 Berakhir 6 Tahun Lagi

Batam | Sabtu, 13 Februari 2021 | 12:41 WIB

Terkini

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Prabowo Siapkan Kredit Rakyat Rp 400 Triliun via DNKK, Apa Syaratnya?

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:52 WIB

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Ahmad Luthfi Pimpin Doa untuk Syabila Rizkia, Jateng Kehilangan Salah Satu Atlet Berprestasi

Jawa Tengah | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Setahun Usai Rusak Diterjang Bencana, Jembatan Teupin Mane Segera Berfungsi

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

×