Konsumsi Kafein Saat Hamil Dapat Menyebabkan Masalah Perilaku Anak

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Senin, 15 Februari 2021 | 18:22 WIB
Konsumsi Kafein Saat Hamil Dapat Menyebabkan Masalah Perilaku Anak
Konsumsi kafein saat hamil (shutterstock)

Suara.com - Penelitian terbaru menemukan kafein yang dikonsumsi selama kehamilan dapat mengubah jalur otak yang penting pada anak, yang dapat menyebabkan masalah perilaku di kemudian hari.

Para peneliti di Del Monte Institute for Neuroscience di University of Rochester Medical Center (URMC), menganalisis ribuan pemindaian otak anak usia sembilan dan sepuluh tahun, dan mengungkapkan perubahan struktur otak pada anak-anak yang terpapar kafein di dalam kandungan.

"Ini adalah semacam efek kecil dan tidak menyebabkan kondisi kejiwaan yang drastis, tetapi menyebabkan masalah perilaku yang minimal namun nyata, yang seharusnya membuat kita mempertimbangkan efek jangka panjang dari asupan kafein selama kehamilan," kata John Foxe, Ph.D., direktur Institut Del Monte untuk Ilmu Saraf, sekaligus peneliti utama di Adolescent Brain Cognitive Development atau ABCD Study di University of Rochester.

Hasil penelitian ini akan menjadi rekomendasi bahwa kafein apapun selama kehamilan mungkin bukan ide yang bagus, katanya lagi, melansir News Medical (15/2/2021).

Masalah perilaku yang meningkat, kesulitan fokus, dan hiperaktif adalah gejala yang diamati para peneliti pada anak-anak ini.

"Yang membuat unik adalah kami memiliki jalur biologis yang terlihat berbeda saat Anda mengonsumsi kafein selama kehamilan," kata Zachary Christensen, M.D / Ph.D. kandidat dalam Program Pelatihan Ilmu Kedokteran dan penulis pertama pada makalah yang diterbitkan dalam jurnal Neuropharmacology.

"Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa anak-anak memiliki kinerja yang berbeda pada tes IQ, atau mereka memiliki psikopatologi yang berbeda, tapi itu juga bisa terkait dengan demografi, jadi sulit untuk menguraikannya sampai Anda memiliki sesuatu seperti biomarker. Ini memberi kita tempat untuk memulai penelitian masa depan untuk mencoba mempelajari dengan tepat kapan perubahan terjadi di otak," kata Christensen.

Peneliti menganalisis pemindaian otak lebih dari 9.000 peserta berusia sembilan dan sepuluh tahun dalam studi ABCD. Mereka menemukan perubahan yang jelas tentang bagaimana jalur materi putih - yang membentuk hubungan antara wilayah otak - diatur pada anak-anak yang ibunya melaporkan bahwa mereka mengonsumsi kafein selama kehamilan.

URMC adalah salah satu dari 21 situs di seluruh negeri yang mengumpulkan data untuk studi ABCD, studi jangka panjang terbesar tentang perkembangan otak dan kesehatan anak. Studi ini didanai oleh National Institutes of Health.

Penelitian sebelumnya menemukan kafein dapat berdampak negatif pada kehamilan. Diketahui juga bahwa janin tidak memiliki enzim yang diperlukan untuk memecah kafein saat melewati plasenta. Studi baru ini mengungkapkan bahwa kafein juga dapat meninggalkan dampak yang permanen pada perkembangan saraf.

Para peneliti menunjukkan bahwa tidak jelas apakah dampak kafein pada otak janin bervariasi dari satu trimester ke trimester berikutnya, atau ketika selama masa kehamilan perubahan struktural ini terjadi.

"Pedoman klinis saat ini sudah menyarankan untuk membatasi asupan kafein selama kehamilan - tidak lebih dari dua cangkir kopi normal sehari," kata Christensen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stretch Mark Karena Hamil Tidak Bisa Dihilangkan, Ini Saran Dokter Kulit

Stretch Mark Karena Hamil Tidak Bisa Dihilangkan, Ini Saran Dokter Kulit

Lifestyle | Senin, 15 Februari 2021 | 17:56 WIB

Memilukan, Pria Ini Syok Tahu Anak Kembarnya Ternyata Hanya Boneka

Memilukan, Pria Ini Syok Tahu Anak Kembarnya Ternyata Hanya Boneka

Kalbar | Senin, 15 Februari 2021 | 17:52 WIB

Hamil di Luar Nikah Sering Jadi Alasan Untuk Dispensasi Perkawinan Anak

Hamil di Luar Nikah Sering Jadi Alasan Untuk Dispensasi Perkawinan Anak

Lifestyle | Senin, 15 Februari 2021 | 16:50 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB