Studi California: Durasi Dalam Mobil Pengaruhi Risiko Terpapar Karsinogen

Yasinta Rahmawati

Kamis, 18 Februari 2021 | 10:54 WIB
Studi California: Durasi Dalam Mobil Pengaruhi Risiko Terpapar Karsinogen

Suara.com - Terjebak macet adalah hal biasa saat ini. Namun baru-baru ini, peneliti menemukan bahwa orang dengan durasi terjebak macet atau perjalanan lebih lama dalam mobil, berisiko menghirup karsinogen penyebab kanker berbahaya.

Itu menurut studi baru dari University of California, Riverside, yang menemukan bahwa pengemudi yang menghabiskan lebih dari 20 menit di dalam mobil berisiko terpapar formaldehida dan benzena.

Dilansir dari USA Today, keduanya merupakan bahan kimia beracun yang tertanam di karpet kendaraan, cat dan bahan bakar. "Ini dapat menyebabkan kanker dan cacat perkembangan," kata Aalekhya Reddam, penulis utama dan mahasiswa pascasarjana di UCR.

Dalam penelitian yang diterbitkan minggu ini di jurnal Environment International, Reddam dan rekan penulisnya, profesor toksikologi lingkungan David Volz, menghitung dosis harian benzena dan formaldehida yang dihirup oleh pengemudi.

Mereka menemukan bahwa setidaknya 90% populasi di Los Angeles, San Diego, Orange, Santa Clara, dan beberapa kabupaten padat lalu lintas di California, memiliki peluang 10% untuk menghirup bahan kimia tersebut.

Ilustrasi perempuan sedang mengemudi (Shutterstock).
Ilustrasi perempuan sedang mengemudi (Shutterstock).

Sebenarnya penelitian tentang paparan kanker pada mobil bukanlah hal baru. Berbagai penelitian telah menemukan hubungan antara waktu lama pengemudi di dalam mobil dan berbagai bentuk kanker.

Tapi, Reddam berkata tidak ada penelitian yang mengamati orang-orang dengan perjalanan panjang. Dan ini adalah pertanyaan yang sangat relevan di California.

Volz menjelaskan bahwa penelitian tersebut sama sekali tidak menyimpulkan bahwa jika Anda menghabiskan waktu 20 menit di dalam mobil, otomatis Anda akan terkena kanker. Namun, menurutnya, semakin lama waktu dihabiskan dalam mobil akan menambah risikonya.

Untuk yang khawatir dengan risikonya, Reddam menyarankan untuk tetap membuka jendela selama perjalanan.

"Setidaknya dengan beberapa aliran udara, Anda akan mengencerkan konsentrasi bahan kimia ini di dalam mobil Anda," katanya dalam rilis berita.

Kedua peneliti, bagaimanapun, menegaskan perlunya penelitian lanjutan tentang hubungan potensial antara waktu perjalanan di dalam kendaraan dan paparan kedua bahan kimia ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gibran Bakal Gunakan Mobil Dinas Bekas, Ini Wujudnya

Gibran Bakal Gunakan Mobil Dinas Bekas, Ini Wujudnya

Surakarta | Kamis, 18 Februari 2021 | 10:24 WIB

Warganet Sebut Luhut Gagal Usai India Umumkan Pabrik Baru untuk Tesla

Warganet Sebut Luhut Gagal Usai India Umumkan Pabrik Baru untuk Tesla

Jogja | Kamis, 18 Februari 2021 | 10:16 WIB

Biopsi Kanker Prostat Kini Bisa Pakai Robot

Biopsi Kanker Prostat Kini Bisa Pakai Robot

Health | Kamis, 18 Februari 2021 | 09:22 WIB

Terkini

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB