5 Tips Cara Mengatasi Baby Blues bagi Ibu

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 19 Februari 2021 | 20:10 WIB
5 Tips Cara Mengatasi Baby Blues bagi Ibu
Ilustrasi baby blues. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi beberapa pasangan yang baru menikah, memiliki anak adalah hal yang paling dinantikan. Namun, bagi beberapa ibu, setelah melahirkan terkadang memiliki banyak pikiran yang menyebabkannya depresi. Kondisi ini biasa dikenal dengan nama baby blues syndrome.

Baby blues, merupakan kondisi gangguan suasana hati yang dialami oleh ibu setelah melahirkan. Ibu yang mengalami hal ini, biasanya sangat cepat berubah suasana harinya mulai dari sedih, lelah, mudah marah, atau gelisah, bahkan menangis tanpa alasan yang jelas.

Ibu yang mengalami baby blues, harus segera mendapat perawatan agar cepat pulih. Hal ini karena kondisi baby blues, akan sangat berpengaruh kepada kondisi bayi, terutama saat masih menyusui. Tingkat depresi pada ibu bisa memengaruhi kualitas ASI. Untuk itu, dilansir dari parents, berikut terdapat beberapa cara untuk mengatasi baby blues, di antaranya:

1. Pikirkan diri sendiri

Ilustrasi depresi (Pixabay)
Ilustrasi baby blues. (Pixabay)

Seorang ibu yang mengalami baby blues biasanya semakin depresi karena pikirannya diri sendiri. Hal tersebut yang justru membuatnya sulit untuk melepaskan diri dari baby blues. Untuk itu, salah satu cara mengatasinya cobalah pikirkan diri sendiri. Dengan hal ini akan mengatur otak ibu untuk menyayangi dirinya sendiri.

Coba juga untuk mengidentifikasi perasaan dalam diri sendiri. Pikirkan apa yang menyebabkan diri menjadi depresi. Mengapa hal tersebut bisa terjadi pada diri sendiri.

Hal ini akan membuat diri menganalisis permasalahan yang ada sehingga dapat mencari jalan keluar yang harus dilakukan. Bisa juga konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran hal-hal yang harus dilakukan.

Ibu juga bisa membayangkan dirinya menjadi sahabat untuknya. Cobalah bayangkan apa yang akan dikatakan ketika teman mengalami masalah.

Biasanya hal itu akan membuat pikiran ibu diatur untuk mencoba mengatasi masalah orang lain. Dengan itu, ibu akan menemukan solusi sehingga tidak mengalami depresi berkepanjangan.

2. Tarik napas dalam-dalam

Ilustrasi meditasi di rumah. (Pexels)
Ilustrasi tarik napas dalam-dalam di rumah. (Pexels)

Seperti yang kita tahu, menarik napas dalam-dalam akan membuat tubuh menjadi rileks dan menenangkan pikiran. Hal ini akan membantu ibu dalam memikirkan permasalahan yang ada. Memiliki bayi bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan menarik napas dalam-dalam dan memikirkannya, akan membuat ibu menjadi lebih tenang dalam mengatasi depresi yang dialaminya.

3. Jalin hubungan sosial

Menjalin hubungan sosial dengan orang lain akan sangat membantu seorang ibu yang mengalami baby blues. Ketika menghadapinya sendiri, hal itu akan membuatnya semakin depresi karena dirinya dipenuhi pikiran-pikiran negatif.

Bertemu dengan teman atau kerabat akan sangat membantu ibu menenangkan pikiran sejenak. Ibu juga bisa minta tolong untuk merawat bayi agar tetap terurus. Selain itu, teman juga bisa membantu memberi saran, seperti bergabung dengan grup ibu-ibu lainnya. Hal itu akan menolong ibu untuk saling bertukar pikiran satu sama lain.

4. Cobalah selalu bersyukur

Saat mengalami baby blues, cobalah untuk selalu memenuhi diri dengan rasa syukur dan hal-hal positif lainnya.  Hal ini akan melatih otak ibu dalam melihat perspektif yang positif. Biasanya memenuhi rasa syukur dalam diri membuat ibu sadar jika tidak semua memiliki kesempatan memiliki anak. Hal tersebut sangat membantu ibu mengetahui berapa beruntungnya dia telah memiliki keturunan.

5. Selalu ingat hal-hal yang penting

Seorang ibu yang mengalami baby blues, biasanya hanya diliputi perasaan depresi dalam mengurus bayi yang dimilikinya. Untuk itu, ibu harus bisa mengingat hal-hal yang penting. Hal ini bisa dilakukan dengan mengingat fase-fase di mana ia menginginkan memiliki anak.

Hal itu dapat membuatnya menyadari jika memiliki anak adalah tujuan yang dipilihnya. Berdasarkan penelitian mengingat hal-hal penting sangat berpengaruh kepada peningkatan ketahanan, kasih sayang, suasana hati, dan ketekunan selama masa-masa sulit.

Penulis: Fajar Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Untuk Ayah Baru Agar Terhindar dari Baby Blues

Tips Untuk Ayah Baru Agar Terhindar dari Baby Blues

Health | Sabtu, 06 Februari 2021 | 07:15 WIB

Zaskia Adya Mecca Alami Baby Blues Usai Melahirkan, ini 3 Penyebabnya

Zaskia Adya Mecca Alami Baby Blues Usai Melahirkan, ini 3 Penyebabnya

Health | Rabu, 09 Desember 2020 | 17:43 WIB

Pasca Melahirkan, Zaskia Adya Mecca Sempat Hilang Ingatan Hingga Baby Blues

Pasca Melahirkan, Zaskia Adya Mecca Sempat Hilang Ingatan Hingga Baby Blues

Jogja | Selasa, 08 Desember 2020 | 13:05 WIB

Terkini

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB