Dapat Menyebabkan Infeksi, Dokter Tidak Menyarankan Menggunakan Tusuk Gigi

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 22 Februari 2021 | 15:53 WIB
Dapat Menyebabkan Infeksi, Dokter Tidak Menyarankan Menggunakan Tusuk Gigi
Ilustrasi seseorang sedang membersihkan gigi menggunakan tusuk gigi (Shutterstock).

Suara.com - Tusuk gigi memang berguna dan praktis untuk membersihkan gigi setelah makan. Namun, dokter gigi sebenarnya tidak merekomendasikan penggunaan alat kecil ini karena tidak aman.

Walaupun cukup ampuh dalam menghilangkan sisa makanan yang terselip, namun ternyata ada ancaman masalah kesehatan yang menanti, lho.

Menggunakan tusuk gigi memiliki risiko sebagai berikut, dilansir Insider:

Ilustrasi tusuk gigi. (Pixabay/Abubibolabu)
Ilustrasi tusuk gigi. (Pixabay/Abubibolabu)

1. Patah dan tersangkut di gusi

Tusuk gigi bisa patah jika kualitasnya buruk atau Anda menggunakannya terlalu keras. Jika patah, alat ini dapat menyebabkan radang pada gusi, apalagi jika tidak langsung dicabut.

Jika Anda tidak dapat mencabutnya sendiri, asisten profesor klinis di NYU College of Dentistry Cheryline Pezzullo, DDS, menyarankan untuk menemui dokter gigi.

2. Menyebabkan infeksi

Ujung tusuk gigi yang runcing memudahkan gusi berdarah atau mulut terluka secara tidak sengaja. Ini dapat menimbulkan luka terbuka yang rentan terhadap bakteri penyebab infeksi.

Menurut Pezzullo, bakteri ini bisa berasal dari mana saja, termasuk dari permukaan tusuk gigi itu sendiri. Namun, ini tergantung dari cara penyimpanannya.

3. Merusak perawatan gigi

Tusuk gigi dapat mengganggu perawatan gigi seperti tambalan dan pelapis gigi.

"Jika ada masalah atau celah dalam restorasi gigi, hal itu bisa diperburuk dengan penggunaan tusuk gigi, yang dapat menyebabkan kendur, patah, atau hilangnya restorasi ini," kata Pezzullo.

Menurutnya, bahan restorasi tidak sekuat gigi asli sehingga lebih mudah patah.

Ada beberapa metode yang lebih aman dan efektif daripada menggunakan tusuk gigi, yakni benang gigi atau waterpik, alat yang menggunakan aliran air bertekanan tinggi untuk menghilangkan makanan dan partikel lainnya.

"Pilihan ini jauh lebih baik daripada tusuk gigi karena sangat sulit untuk mematahkannya dsn merusak gigi atau gusi di sekitarnya," tandas Pezzullo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Ini Tak Sengaja Telan Tusuk Gigi, 2 Bulan Alami Nyeri di Bokong

Pria Ini Tak Sengaja Telan Tusuk Gigi, 2 Bulan Alami Nyeri di Bokong

Sumut | Jum'at, 08 Januari 2021 | 18:19 WIB

Tak Sengaja Tertelan, Tusuk Gigi Nyangkut di Bokong Selama 2 Bulan

Tak Sengaja Tertelan, Tusuk Gigi Nyangkut di Bokong Selama 2 Bulan

Tekno | Jum'at, 08 Januari 2021 | 14:00 WIB

Waduh! Gegera Curi Tusuk Gigi, Trisno Jadi Pesakitan Dituntut 6 Bulan Bui

Waduh! Gegera Curi Tusuk Gigi, Trisno Jadi Pesakitan Dituntut 6 Bulan Bui

Jatim | Jum'at, 05 Juni 2020 | 07:58 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB