Satu Tahun Covid-19, Bagaimana Kondisi Saat Ini?

Vania Rossa

Senin, 01 Maret 2021 | 17:28 WIB
Satu Tahun Covid-19, Bagaimana Kondisi Saat Ini?
Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Satu tahun Covid-19 terdeteksi di Indonesia, tepatnya pada 2 Maret 2020. Kini, kasus Covid-19 di Indonesia telah mencapai 1,33 juta dengan angka kesembuhan 1,14 juta dan 36.166 orang meninggal dunia.

Dalam jumpa pers virtual yang dilakukan oleh Tim Mitigasi IDI, Ketua Dewan Pakar PB IDI, Prof. Dr. dr. Menaldi Rasmin, SpP(K), mengatakan salah satu kunci sukses negara mengatasi pandemi yaitu kerja sama yang terjalin antara pemerintah dan masyarakat. Ia mengatakan, pemerintah telah menyediakan berbagai regulasi, tetapi jika masyarakat tidak melakukannya, tentu akan membuat sulit mengatasi pandemi.

“Jadi perilaku publik yang jadi kunci, bagaimana menjalani perubahan yang terjadi. Hal yang terpenting 5M harus dijalankan, kalau tidak, akan sulit,“ ucap Menaldi, Senin (1/3/2021).

Dari data yang diperoleh, telah tercatat sekitar 718 lebih tenaga medis yang gugur sampai dengan 28 Februari 2021. Menurut Ketua Tim Mitigasi PB IDI, dr. Adib Khumaidi, SpOT , terdapat empat hal yang membuat Covid-19 sampai saat ini belum turun secara signifikan, di antaranya:

  1. Belum kuat atau sinerginya regulasi tentang sistem kesehatan nasional.
  2. Ketidaksiapan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19.
  3. Ketergantungan industri dan teknologi kesehatan terhadap luar negeri.
  4. Ketidaksiapan, kurangnya kesadaran, dan ketidakpatuhan masyarakat dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19.

Adib menambahkan, sebenarnya sebelum Covid-19, terdapat berbagai masalah kesehatan di Indonesia. Masalah ini berasal dari berbagai penyakit yang ada di masyarakat. Namun, setelah Covid-19 masuk ke Indonesia, kondisi menjadi semakin parah dan buruk.

Selain itu, menurut Adib, hal yang harus diperhatikan selain penurunan kasus untuk melihat kesuksesan negara dalam menghadapi pandemi, yaitu juga dapat diketahui dari laju mortalitas di masyarakat.

“Melihat keparahan dan kesuksesan menghadapi Covid-19 tidak hanya dari penurunan kasus, tetapi juga laju mortalitas di masyarakat, “ ucapnya.

Laju mortalitas sangat berhubungan dengan mengevaluasi kualitas pelayanan kesehatan di masyarakat. Semakin banyak kasus kematian, menandakan pelayanan kesehatan yang kurang. Untuk itu, perlu dievaluasi karena berhubungan dengan keparahan kasus Covid-19.

Ketua Divisi Pedoman dan Protokol Tim Mitigasi IDI, Dr. dr. Eka Ginanjar, SpPD-KKV, menambahkan bahwa tingkat penularan Covid-19 di Indonesia harus bisa diatur. Salah satu caranya yaitu dengan protokol kesehatan yang ada.

baca juga

Eka mengatakan, selama satu tahun setelah berlangsungnya Covid-19, masyarakat dan pemerintah harus bisa memiliki kepercayaan satu sama lain. Jika antara pemerintah dan dan masyarakat memiliki kepercayaan, akan dengan mudah menangani Covid-19.

“Pemerintah dan masyarakat harus punya trust, kalau itu terbangun semuanya dapat berjalan dengan baik. Selain itu, protol kesehatan yang ada harus tetap dijalankan untuk menurunkan potensi penularan di masyarakat, “ tuturnya. (Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Testing Anjlok, Hari Ini Kasus Covid-19 Indonesia Tambah 6.680 Orang

Testing Anjlok, Hari Ini Kasus Covid-19 Indonesia Tambah 6.680 Orang

News | Senin, 01 Maret 2021 | 17:27 WIB

Untuk Warga Terdampak Covid-19, Ini Cara Dapatkan Diskon PLN Maret 2021

Untuk Warga Terdampak Covid-19, Ini Cara Dapatkan Diskon PLN Maret 2021

Kaltim | Senin, 01 Maret 2021 | 17:20 WIB

Selesai Divaksin, Penarik Becak Malioboro Optimis Wisata Jogja Pulih Lagi

Selesai Divaksin, Penarik Becak Malioboro Optimis Wisata Jogja Pulih Lagi

Jogja | Senin, 01 Maret 2021 | 17:15 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×