Dapat Izin FDA, Simak Fakta Penting Vaksin Satu Dosis Johnson & Johnson

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 03 Maret 2021 | 11:15 WIB
Dapat Izin FDA, Simak Fakta Penting Vaksin Satu Dosis Johnson & Johnson
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Badan Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah menyetujui penggunaan darurat vaksin virus corona satu suntikan, Johnson & Johnson (J&J). Vaksin ini menjadi vaksin ketiga yang diberi izin oleh FDA.

Melansir dari Medical Xpress, efektivitas vaksin J&J secara keseluruhan dalam melindungi dari Covid-19 mencapai 66 persen, tidak setinggi vaksin Pfizer dan Moderna yang mencapai 95 persen. Tapi vaksin suntikan tunggal J&J sangat efektif dalam mencegah penyakit parah.

Vaksin tersebut menunjukkan kemanjuran 86 persen melawan keparahan Covid-19 di Amerika Serikat dan 82 persen kemanjuran melawan penyakit parah di Afrika Selatan di mana varian baru beredar. Tak satu pun dari hampir 22.000 orang yang divaksinasi dalam uji coba tersebut meninggal karena Covid-19. 

Lebih lengkapnya, simak fakta vaksin J&J berikut, antara lain:

Apa itu vaksin J&J?

Vaksin J&J didasarkan pada teknologi yang ada yang menggunakan adenovirus yang merupakan penyebab umum infeksi saluran pernapasan. DNA dalam adenovirus diubah sehingga menjadi bagian dari virus SARS-CoV-2 yang membuat tubuh mengembangkan respons imun.

Apa perbedaan antara vaksin J&J dengan vaksin Covid-19 lainnya?

Sementara vaksin Pfizer dan Moderna menggunakan materi genetik yang mengkode bagian dari virus SARS-CoV-2. Saat disuntikkan, vaksin membuat potongan-potongan virus yang kekebalannya dikembangkan oleh tubuh. Materi genetik rusak dengan cepat, sehingga hanya tinggal di dalam sel untuk waktu yang singkat.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Seberapa aman dan efektif vaksin J&J?

baca juga

Vaksin tersebut menghasilkan antibodi terhadap SARS-CoV-2 pada 90 persen orang yang menerimanya setelah dosis pertama. Menurut J&J, satu dosis 66 persen efektif mencegah Covid-19 sedang hingga parah dan 100 persen efektif mencegah rawat inap dan kematian akibat Covid-19.

Tidak seorang pun yang diberi vaksin ini mengembangkan reaksi alergi yang parah, dan efek sampingnya mirip dengan vaksin lain termasuk demam. Vaksin tersebut tampaknya tidak menyebabkan komplikasi yang serius. Hasil uji telah diterbitkan dalam Journal of American Medical Association.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disuntik Vaksin Covid-19, Pele Ingatkan Tetap Cuci Tangan dan Pakai Masker

Disuntik Vaksin Covid-19, Pele Ingatkan Tetap Cuci Tangan dan Pakai Masker

Malang | Rabu, 03 Maret 2021 | 09:34 WIB

15 Ribu Pedagang Pasar Tradisional di Kota Makassar Akan Disuntik Vaksin

15 Ribu Pedagang Pasar Tradisional di Kota Makassar Akan Disuntik Vaksin

Sulsel | Rabu, 03 Maret 2021 | 09:28 WIB

Giliran 1.484 ASN Pemprov Sulsel Disuntik Vaksin Covid-19

Giliran 1.484 ASN Pemprov Sulsel Disuntik Vaksin Covid-19

Sulsel | Rabu, 03 Maret 2021 | 09:02 WIB

Terkini

5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar

5 Pore Mask Korea untuk Hasil Kulit Mulus dan Pori Tampak Samar

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Sunscreen Bikin Mata Perih? Kenali Penyebab dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:25 WIB

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

Festival Cilung 2026, 43 Perahu Berbahan Puluhan Ribu Sampah Plastik Hiasi Danau Sunter

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

Mengenang KH Syukron Mamun, Pengasuh Daarul Rahman yang Tutup Usia di Umur 84 Tahun

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:07 WIB

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

Kebakaran Gudang Kapal Fiber di Kepulauan Seribu, Ini Kronologinya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46 WIB

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

IHSG Kebakaran Hingga Polisi Turun Tangan, IHSG Kini Selangkah Lagi Setara Zimbabwe?

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:44 WIB

Catat! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Karakter, Mulai dari Aroma Floral hingga Warm

Catat! Ini Cara Memilih Parfum Sesuai Karakter, Mulai dari Aroma Floral hingga Warm

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:42 WIB

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Synchronize Fest 2026: Barasuara dan Penonton Bersatu Suarakan Isu Karhutla

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:40 WIB

×