alexametrics

Setahun Pandemi Covid-19: Kisah Lucu hingga Tragis Soal Hand Sanitizer

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Setahun Pandemi Covid-19: Kisah Lucu hingga Tragis Soal Hand Sanitizer
Hand sanitizer (Pixabay/sweetlouise)

Dari Bupati Klaten hingga satpam salah semprot, berikut kejadian terkait hand sanitizer selama setahun pandemi Covid-19 di Indonesia.

Suara.com - Selama satu tahun ini, Indonesia telah melewati waktu terberat akibat pandemi virus corona Covid-19. Kasus Covid-19 pertama kali dilaporkan pada 2 Maret 2020 lalu di Depok, Jawa Barat.

Sejak kasus pertama diumumkan, dan pemerintah memberikan pedoman terkait cara melindungi diri dari virus ini, produk hand sanitizer menjadi incaran publik.

Banyak stok hand sanitizer di toko ludes akibat panic buying. Bahkan, beberapa orang berani mengambil cairan pembersih tangan ini di tempat publik.

Mengingat setahun perjalanan pandemi virus corona di Indonesia, Suara.com merangkum berbagai kejadian terkait hand sanitizer yang sempat viral.

Baca Juga: 1,3 Juta Kasus Setahun Pandemi Covid-19, Ini Permintaan IDI ke Pemerintah

1. Bupati Klaten menempel fotonya di hand sanitizer pemberian Kemensos

Hand sanitizer dengan stiker foto wajah Bupati Klaten Sri Mulyani (ist)
Hand sanitizer dengan stiker foto wajah Bupati Klaten Sri Mulyani (ist)

 

Pada April 2020 lalu, jagat media sosial diramaikan dengan kemunculan tagar #BupatiKlatenMemalukan.

Tagar ini mewakili tingkah Bupati Klaten Sri Mulyani yang menempelkan stiker bergambar wajahnya di hand sanitizer bantuan Kementerian Sosial.

"Hand sanitizer. Bantuan Bupati Klaten Ibu Hj. Sri Mulyani," tertulis di stiker tersebut.

Baca Juga: Setahun Covid-19, Ini 4 Pernyataan Kontroversial Terawan di Awal Pandemi

Aksinya ini langsung mengundang kritikan dari warganet.

Komentar