Sama-sama Bikin Kulit Mengeras, Penyakit Mata Ikan dan Kapalan Apa Bedanya?

M. Reza Sulaiman

Selasa, 02 Maret 2021 | 18:52 WIB
Sama-sama Bikin Kulit Mengeras, Penyakit Mata Ikan dan Kapalan Apa Bedanya?
Ilustrasi tangan kapalan. (Shutterstock)

Suara.com - Kapalan dan mata ikan merupakan penyakit yang menyebabkan kulit menjadi mengeras akibat gesekan dan tekanan. Biasanya, kondisi ini terjadi pada kaki dan tangan.

Kondisi ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada bagian kulit yang mengeras. Lalu, apa perbedaan dua penyakit ini?

Dilansir Mayo Clinic, kapalan dan mata ikan adalah hal yang berbeda. Untuk mata ikan biasanya ukurannya lebih kecil. Mata ikan biasa muncul di bagian jari-jari tangan maupun kaki.

Mata ikan memiliki pusat yang mengeras seperti bisul. Hal ini membuatnya terasa nyeri kita disentuh atau ditekan.

Berbeda dari mata ikan, kapalan biasa terjadi pada bagian tumit, telapak tangan atau kaki, serta lutut.

Selain itu, kapalan ukurannya bervariasi, ada yang kecil, serta beberapa cukup besar. Kapalan juga tidak menimbulkan rasa sakit saat disentuh.

Seseorang yang mengalami kapalan dan mata ikan biasanya memiliki beberapa gejala, di antaranya:

  1. Area kulit yang tebal dan kasar
  2. Benjolan yang mengeras dan terangkat
  3. Nyeri di bagian bawah kulit
  4. Kulit bersisik, kering atau seperti lilin

Baik mata ikan, maupun kapalan, terjadi karena tekanan dan gesekan yang berulang sehingga menyebabkannya berkembang. Beberapa sumber tekanan dan gesekan ini antara lain:

1. Menggunakanan sepatu yang terlalu sempit

baca juga

Hal tersebut membuat kaki menjadi tertekan sehingga menimbulkan mata ikan atau kapalan. Tidak hanya itu, menggunakan hal tinggi juga membuat kaki tertekan sehingga berpotensi menyebabkan mata ikan atau kapalan.

2. Tidak menggunakan kaus kaki

Ini bisa menjadi penyebab munculnya kapalan dan mata ikan. Hal ini karena kaus kaki akan membantu mengurangi gesekan langsung pada kulit. Oleh karena itu, ketika tidak menggunakannya, lebih berisiko munculnya kapalan atau mata ikan.

3. Tekanan akibat instrumen atau alat perkakas.

Instrumen seperti gitar atau biola membutuhkan tekanan, hal tersebut yang membuat potensi munculnya mata ikan atau kapalan.

Menggunakan perkakas juga terkadang membuhkan tekanan, bahkan ketika menulis juga berpotensi munculnya mata ikan atau kapalan.

Cara mencegah mata ikan dan kapalan

Untuk mencegah terjadinya mata ikan atau kapalan, seseorang dapat melakukan hal-hal berikut, di antaranya:

  • Menggunakan sepatu lebih longgar sehingga memberi banyak ruang pada jari kaki
  • Menggunakan bantalan kain atau perban untuk mencegah gesekan pada alas kaki
  • Mengenakan sarung tangan saat menggunakan perkakas untuk mengurangi tekanan

Untuk mata ikan dan kapalan dapat hilang dengan sendirinya tanpa menggunakan obat. Namun, biasanya seseorang lebih memilih untuk mengobatinya karena rasa yang menganggu.

Berikut beberapa perawatan medis yang dapat dilakukan untuk mengobati mata ikan dan kapalan, di antaranya:

A. Memangkas kulit

Salah satu cara untuk mengobati mata ikan yaitu dengan memotongnya. Biasanya, dokter akan melakukan pembedahan ringan untuk menghilangkan kulit yang tebal akibat mata ikan.

B. Memberikan obat penghilang kapalan

Dokter akan memberikan obat untuk menghilangkan kapalan. Selain itu, penggunaan batu apung, kikir kuku, atau papan amril juga berguna untuk menghaluskan kulit sebelum mengoleskan tambalan baru.

C. Pembedahan

Hal ini jarang dilakukan, tetapi biasanya dalam beberapa kondisi penting dokter akan melakukannya. Biasanya pembedahan dilakukan dengan kasus tulang yang berpindah. Untuk itu, pembedahan dilakukan untuk memperbaiki kesejajaran tulang.

Selain perawatan medis, mata ikan dan kapalan juga dilakukan dengan pengobatan di rumah, di antaranya:

  • Menggunakan bantalan yang dijual bebas
  • Merendam tangan atau kaki dalam air sabun untuk mempermudah pengelupasan kulit yang menebal
  • Menggosok mata ikan aau kapalan dengan batu apung, kikir kuku, papan amril atau kain lap untuk membantu menghilangkan lapisan kulit yang mengeras.
  • Mengoleskan pelembab sehingga kulit tetap lembut
  • Mengenakan sepatu dan kaus kaki yang nyaman

(Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Perbedaan Ovale Micellar Water Biru vs Pink, Mana yang Cocok untuk Kulit Kusam?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

5 Serum Vitamin C Lokal untuk Mencerahkan Kulit Kusam

5 Serum Vitamin C Lokal untuk Mencerahkan Kulit Kusam

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Tren Makeup Korea: Bibir Glossy dan Complexion Glowing Masih Jadi Andalan

Tren Makeup Korea: Bibir Glossy dan Complexion Glowing Masih Jadi Andalan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:23 WIB

4 Calming Gel Moisturizer Redakan Iritasi Kulit Berminyak, Cuma Rp30 Ribuan

4 Calming Gel Moisturizer Redakan Iritasi Kulit Berminyak, Cuma Rp30 Ribuan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:50 WIB

6 Cara Mengatasi Kulit Kering saat Musim Hujan, Mudah tapi Sering Disepelekan

6 Cara Mengatasi Kulit Kering saat Musim Hujan, Mudah tapi Sering Disepelekan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:44 WIB

4 Chemical Sunscreen Non Comedogenic, Andalan Kulit Berminyak Bebas Jerawat

4 Chemical Sunscreen Non Comedogenic, Andalan Kulit Berminyak Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:55 WIB

8 Bedak Tabur yang Aman untuk Kulit Sensitif dan Mudah Ditemukan di Toko Online

8 Bedak Tabur yang Aman untuk Kulit Sensitif dan Mudah Ditemukan di Toko Online

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:55 WIB

8 Rekomendasi Sunscreen Non Comedogenic untuk Kulit Berjerawat

8 Rekomendasi Sunscreen Non Comedogenic untuk Kulit Berjerawat

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:45 WIB

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

3 Moisturizer Viva untuk Kulit Cerah dan Kencang, Bantu Atasi Tanda Penuaan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Viva Milk Cleanser untuk Kulit Berjerawat Varian Apa? Ini Pilihan yang Tepat

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Layanan Bedah Jantung Hadir di Ciayumajakuning Tandai HUT ke-23 Mitra Plumbon

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Hari Listrik Nasional ke-81, Pertamina Kilang Plaju Dukung Kemandirian Energi lewat PLTMh

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

Bonus Bukan Semata Hadiah, Prabowo Ingatkan Atlet Jangan Cepat Puas

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Polisi Tangkap Host Live TikTok Bermuatan Pornografi di Deli Serdang, Raup Rp80 Juta

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:25 WIB

×