Studi: 90 Persen Kematian Covid-19 Ada di Negara dengan Obesitas Tinggi

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 04 Maret 2021 | 14:18 WIB
Studi: 90 Persen Kematian Covid-19 Ada di Negara dengan Obesitas Tinggi
Ilustrasi lelaki mengalami obesitas. (Shutterstock)

Suara.com - Negara-negara dengan beban obesistas tinggi mengalami beban kematian tinggi pula terkait Covid-19. Dalam hal ini, kematian akibat virus corona sepuluh kali lebih tinggi di negara-negara di mana lebih dari setengah populasinya kelebihan berat badan.

Melansir dari Independent, analisis oleh Federasi Obesitas Dunia (WOF) menunjukkan keterkaitan antara negara dengan keparahan Covid-19 dan beban obesitas. Inggris berada di peringkat keempat di dunia untuk tingkat obesitas dan telah mencatat tingkat kematian akibat Covid tertinggi ketiga di dunia.

WOF percaya ratusan ribu kematian dapat dihindari jika negara-negara mengurangi obesitas di antara populasi mereka. Setidaknya sekitar sembilan dari 10 (90 persen) kematian akibat Covid-19 terjadi di negara-negara dengan tingkat obesitas yang tinggi.

Obesitas memang telah menjadi salah satu dari sejumlah kondisi mendasar yang meningkatkan keparahan Covid-19. Oleh karena itu, laporan WOF mengatakan 2,2 juta dari 2,5 juta kematian global akibat Covid-19 terjadi di negara-negara dengan tingkat obesitas yang tinggi.

Mereka menambahkan bahwa negara-negara dengan tingkat obesitas rendah, lebih rendah dari 40 persen populasi memiliki tingkat kematian akibat Covid-19 yang rendah yakni tidak lebih dari 10 kematian per 100.000 orang.

Sementara pada negara dengan 50 persen populasinya obesitas mengalami kematian akibat Covid-19 lebih tinggi yakni lebih dari 100 kematian per 100.000 penduduk.

Misalnya Vietnam di mana memiliki tingkat kematian terendah akibat Covid-19 juga menempati tingkat kedua terendah beban penduduk obesitas. Sementara Inggri menempati tingkat obesitas keempat dengan tingkat kematian Covid-19 terbanyak ketiga.

"Kami sekarang tahu bahwa populasi yang kelebihan berat badan adalah pandemi berikutnya yang menunggu untuk terjadi," kata Penulis laporan Dr Tim Lobstein, penasihat kebijakan senior untuk Federasi Obesitas Dunia dan profesor tamu di Universitas Sydney.

"Lihatlah negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan di mana mereka memiliki tingkat kematian akibat Covid-19 yang sangat rendah serta tingkat obesitas orang dewasa yang sangat rendah. Mereka telah memprioritaskan kesehatan masyarakat dalam berbagai tindakan, termasuk berat badan populasi, dan itu telah meringankan pandemi," imbuhnya.

Menurut Lobstein, Covid-19 hanya satu dari sekian banyak penyakit yang akan diperburuk oleh kondisi obesitas.

"Korelasi antara obesitas dan tingkat kematian akibat Covid-19 jelas dan menarik," ujar Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Investasi dalam kesehatan masyarakat dan tindakan internasional untuk mengatasi akar penyebab obesitas adalah salah satu cara terbaik bagi negara untuk membangun ketahanan dalam sistem kesehatan pasca pandemi. Kami mendesak semua negara untuk memanfaatkan momen ini," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Pandemi Covid-19, TPK Hotel di Kaltim Januari 2021 Hanya 42,98 %

Dampak Pandemi Covid-19, TPK Hotel di Kaltim Januari 2021 Hanya 42,98 %

Kaltim | Kamis, 04 Maret 2021 | 13:56 WIB

Kasus PNS Kemenparekraf Meninggal karena Covid-19, Sandiaga Lakukan Ini

Kasus PNS Kemenparekraf Meninggal karena Covid-19, Sandiaga Lakukan Ini

News | Kamis, 04 Maret 2021 | 13:19 WIB

Tim Uji Klinis Unpad Belum Pastikan Efektivitas Sinovac Lawan Corona B117

Tim Uji Klinis Unpad Belum Pastikan Efektivitas Sinovac Lawan Corona B117

News | Kamis, 04 Maret 2021 | 13:17 WIB

Terkini

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB