alexametrics

Akibat Komplikasi Covid-19, Pria Ini Alami Ereksi Walau Tak Ada Rangsangan

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Akibat Komplikasi Covid-19, Pria Ini Alami Ereksi Walau Tak Ada Rangsangan
Ilustrasi pria mengalami ereksi (Pixabay/derneumann)

Dokter pun mendiagnosis sang pria menderita priapismus iskemik, apa itu?

Suara.com - Ada banyak komplikasi akibat infeksi virus corona Covid-19 yang umum kita dengar, mulai dari pneumonia, sindrom gangguan pernapasan akut, hingga masalah jantung.

Ternyata selain penyakit tersebut, infeksi SARS-CoV-2 juga dapat menyebabkan tromboemboli, kondisi ketika gumpalan darah terlepas dan menghalangi aliran darah ke pembuluh lain.

Salah satu bentuknya adalah priapismus, atau ereksi penis berkepanjangan tanpa adanya rangsangan.

Kondisi inilah yang terjadi pada seorang pria berusia 69 tahun penderita Covid-19 asal Ohio, Amerika Serikat. Kasusnya ditulis di American Journal of Emergency Medicine awal tahun ini.

Baca Juga: Pemkab Sleman Pastikan Tak Ada Sanksi Bagi Penolak Vaksin Covid-19

Pria ini mengalami gejala Covid-19 parah hingga harus diintubasi dan mendapat bantuan ventilator. Untuk membantunya bernapas, lelaki ini diposisikan tengkurap.

Ilustrasi laki-laki mengalami ereksi (Shutterstock)

Sehari setelahnya ketika perawat mengubah posisi pasien, ia mendapati sang pasien mengalami ereksi. Perawat pun meletakkan kantong es, tetapi tetap ereksinya tidak turun dan ini berlangsung selama tiga jam.

Dokter pun mendiagnosis sang pria menderita priapismus iskemik, lapor Health.

Menurut Mayo Clinic, priapismus iskemik terjadi ketika darah tidak dapat mengalir dari penis. Dalam kasus pria ini, dokter yakin penyebabnya adalah penyumbatan pembuluh darah vena.

Orang yang mengalami priapismus iskemik biasanya berlangsung lebih dari empat jam tanpa minat atau rangsangan seksual.

Baca Juga: Tempat Karantina Covid-19 di Tangsel Bertema Glamping, Airin: Jangan Betah

Penulis laporan menganggap kasus pria ini sebagai darurat medis karena risiko efek sampingnya akibat darah yang terperangkap di penis kehilangan oksigen.

Komentar