alexametrics

Perbedaan Introvert, Ekstrovert dan Ambivert

Rifan Aditya
Perbedaan Introvert, Ekstrovert dan Ambivert
Ilustrasi perbedaan introvert, ekstrovert dan ambivert. (Shutterstock)

Pada kesempatan ini Suara.com akan membahas perbedaan introvert, ekstrovert dan ambivert. Mari kita luas satu per satu.

Suara.com - Hal-hal yang berkaitan dengan kepribadian memang selalu menjadi topik menarik untuk diulas. Pada kesempatan ini Suara.com akan membahas perbedaan introvert, ekstrovert dan ambivert. Mari kita luas satu per satu.

Istilah Introvert, ekstrovert dan ambivert pertama kali dikenalkan oleh seorang psikeater asal Swiss bernama Carl Gustav Jung.

Introvert dan ekstrovert adalah istilah yang tidak asing lagi di telinga kita. Istilah ini selalu dikaitkan dengan kepribadian seseorang dan kerap kali membuat kita bingung.

Secara singkat introvert adalah orang yang cenderung lebih menikmati waktunya dengan kesendirian atau bahasa kekinianya anti sosial. Sedangkan ekstrovert adalah kebalikan dari ambivert atau orang yang memang menghabiskan waktunya dengan bertemu dengan orang banyak, tipikal ambivert lebih sering banyak bicara dan lebih mudah dalam bersosialisasi.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Gambar Ini Ungkap yang Akan Kamu Hadapi di Bulan Depan?

Memang introvert dan ekstrovert yang sering disebutkan. Namun sebenarnya ada satu istilah lagi yang menggabungkan introvert dan ekstrovert, yaitu ambivert.

Ambivert adalah kepribadian yang diibaratkan ada diantara keduanya, introvert dan ekstrovert. Secara mudahnya orang ambivert memiliki pergaulan yang luas tetapi di lain sisi ia juga menikmati waktunya untuk menyendiri.

Agar lebih paham perbedaan introvert, ekstrovert dan ambivert, mari mengenal ciri-cirinya lebih dalam.

Introvert

Orang yang memiliki kepribadian introvert cenderung lebih sering menghabiskan waktunya dengan lingkungan yang tidak terlalu ramai, hal ini dilakukan bukanlah tanpa alasan. Pasalnya orang dengan kepribadian ini akan lebih cepat lelah secara mental jika terlalu lama bersinggungan dengan orang banyak.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Celana Dalam Favorit Bisa Tunjukkan Sifatmu, Lho!

Ibarat sebuah baterai pastinya butuh pengisian daya ulang. Cara mengisi kembali energi orang introvert adalah dengan berada di lingkungan yang membuat ia nyaman, atau diidentikkan dengan lingkungan yang tidak terlalu ramai.

Orang dengan kepribadian ini cenderung didefinisikan dengan orang yang memiliki sifat pemalu, anti sosial dan pendiam. Yang sebenarnya terjadi adalah orang introvert merasa ia tidak perlu membuang energinya secara percuma jika hanya untuk melakukan basa-basi semata.

Ciri-ciri Introvert

  1. Berbicara seperlunya
  2. Cenderung lebih suka bekerja dengan kelompok kecil atau sendiri
  3. Lebih suka menghabiskan waktu di rumah

Ekstrovert

Sifat yang dimiliki oleh orang ekstrovert adalah kebalikan dari orang introvert, orang ekstrovert cenderung lebih sering menghabiskan waktu dengan bertemu banyak orang, lebih terbuka dan lebih banyak bicara.

Orang dengan kepribadian seperti ini lebih senang jika dirinya bisa dijadikan sebagai pusat perhatian, ia merasa bertemu dengan orang banyak semakin menambah energinya.

Ciri-ciri Ekstrovert

  1. Lebih mudah dalam beradptasi
  2. Senang jika dijadikan sebagai pusat perhatian
  3. Tidak suka jika sendirian

Ambivert

Dan yang terakhir adalah ambivert, sifat ini adalah gabungan dari dua sifat diatas. Orang yang memiliki kepribadian ambivert cenderung lebih bisa menentukan porsi akan kebutuhannya sendiri.

Contoh, jika merasa bising karena terlalu ramai ia akan mencari lingkungan yang lebih sepi, lalu jika ia merasa kesepian ia akan mencoba untuk mencari keramaian untuk mengusir kesepiannya.

Ciri-ciri Ambivert

  1. Lebih Adaptif
  2. Pendengar yang baik
  3. Memiliki kepribadian yang lebih seimbang

Demikian perbedaan introvert, ekstrovert dan ambivert. Sekarang kalian sudah paham?

Kontributor : Dhea Alif Fatikha