Diduga Picu Penggumpalan Darah, Benarkah Vaksin AstraZeneca Tidak Aman?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 14 Maret 2021 | 22:21 WIB
Diduga Picu Penggumpalan Darah, Benarkah Vaksin AstraZeneca Tidak Aman?
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan European Medicines Agency, telah menyetujui penggunaan vaksin AstraZeneca. Persetujuan ini berdasarkan program klinis global yang melibatkan 23 ribu peserta.

Perusahaan tersebut mengatakan kala itu semua evaluasi menyimpulkan bahwa vaksin AstraZeneca aman dan efektif untuk melawan virus corona Covid-19.

Tapi minggu ini, Denmark dan Norwegia telah menangguhkan penggunakan vaksin AstraZeneca karena berkaitan dengan kasus pembekuan darah.

Keputusan itu diambil setelah sejumlah pasien mengalami pembekuan darah usai divaksin, termasuk pria usia 50 tahun di Italia yang meninggal dunia karena trombosis vena dalam (DVT).

Seorang wanita usia 49 tahun di Austria yang meninggal karena gangguan koagulasi yang parah dan emboli paru lainnya dimasukkan ke rumah sakit.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Kini, otoritas kesehatan telah meluncurkan penyelidikan atas laporan dan vaksin tersebut. Penangguhan menandai kemunduran lain untuk peluncuran vaksinasi Eropa yang mulai gagap, setelah awalnya tertunda.

Tapi, apakah vaksin AstraZeneca ini tidak aman?

European Medicines Agency (EMA) telah mengonfirmasi tidak ada indikasi bahwa vaksin Oxford-AstraZeneca meningkatkan risiko penggumpalan darah.

Sebuah laporan mengklaim hanya menemukan 30 kasus tromboenboli dari 5 juta orang Eropa yang sudah suntik vaksin.

baca juga

"Saat ini tidak ada indikasi bahwa vaksinasi telah menyebabkan kondisi ini, yang tidak terdaftar dalam efek samping suntikan vaksin tersebut," jelas EMA dikutip dari Express.

Bahkan, EMA menjelaskan kalau manfaat vaksin justru melebihi risikonya dan vaksin bisa terus diberikan meskipun penyelidikan kasus tromboemboli masih berlangsung.

Meski begitu, EMA tak memungkiri bahwa kelompok tertentu mungkin tetap khawatir dengan vaksin AstraZeneca. Tapi, ia berani memastikan bahwa vaksin ini tidak mungkin berpotensi menyebabkan kecacatan.

"Batch ABV5300 telah dikirim ke 17 negara Uni Eropa dan terdiri dari 1 juta dosis vaksin. Beberapa negara UE juga telah menangguhkannya sebagai tindakan pencegahan dan melakukan penyelidikan penuh," jelasnya.

Inggris pun menjadi negara pertama yang menyetujui vaksin AstraZeneca, yang dikembangkan oleh para peneliti di Universitas Oxford awal tahun 2021 ini.

Beberapa negara lain juga telah mengikuti karena suntikan vaksin itu terbukti 30 persen atau lebih efektif dalam mencegah infeksi virus corona Covid-19.

Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA) telah menjamin keamanannya dan vaksin tetap aman digunakan.

Di sisi lain, Denmark dan Austria baru-baru ini melihat adanya peningkatan kasus pembekuan darah pada orang yang telah suntik vaksin.

Dalam pernyataan yang dirilis hari ini, AstraZeneca mengatakan tidak menemukan peningkatan risiko pembekuan darah.

"Analisis data keamanan kami terhadap lebih dari 10 juta catatan telah menunjukkan tidak ada bukti peningkatan risiko emboli paru atau trombosis vena dalam pada kelompok usia, jenis kelamin, dan kelompok tertentu," demikian rilis dari AstraZeneca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Novavax  100 Persen Cegah Kematian akibat Covid-19, Ini Buktinya!

Vaksin Novavax 100 Persen Cegah Kematian akibat Covid-19, Ini Buktinya!

Health | Minggu, 14 Maret 2021 | 20:11 WIB

4.020.124 Rakyat Indonesia Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19

4.020.124 Rakyat Indonesia Sudah Jalani Vaksinasi Covid-19

News | Minggu, 14 Maret 2021 | 18:35 WIB

Usai Suntik Vaksin Covid-19 Pertama, Dokter Ini Alami Malaise Semalaman!

Usai Suntik Vaksin Covid-19 Pertama, Dokter Ini Alami Malaise Semalaman!

Health | Minggu, 14 Maret 2021 | 18:54 WIB

Terkini

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:19 WIB

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:15 WIB

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 00:01 WIB

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:13 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

×