Manfaat Diet Mediterania selama Kehamilan, Turunkan Risiko Anak Obesitas

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 16 Maret 2021 | 13:16 WIB
Manfaat Diet Mediterania selama Kehamilan, Turunkan Risiko Anak Obesitas
Ilustrasi diet mediterania. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah data baru menunjukkan ibu yang menjalani pola makan diet Mediterania selama kehamilan bisa mengurangi risiko anak menjadi gemuk atau obesitas.

Karena, para ilmuwan Amerika Serikat mengatakan bahwa kenaikan berat badan pada anak-anak mungkin disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi ibu selama masa kehamilan.

Sehingga konsumsi lebih banyak buah, sayuran dan minyak bisa membantu mencegah obesitas pada anak di masa depan.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa pola makan Mediterania ini bisa berdampak jangka panjang, khususnya pada berat badan anak-anak di masa depan.

Sebab, anak-anak yang kelebihan berat badan dengan BMI di atas 24,9 memiliki risiko menderita asma, diabetes tipe 2 dan masalah ortopedi lebih tinggi.

Ilustrasi menu diet Mediterania. (Shutterstock)
Ilustrasi menu diet Mediterania. (Shutterstock)

Para peneliti dari Harvard Pilgrim Health Care Institute pun telah meneliti hubungan ini dengan melibatknya 1.459 ibu dan anak.

"Hasil penelitian menunjukkan nutrisi ibu selama kehamilan mungkin memiliki dampak jangka panjang pada berat badan anak-anak. Karena, ada periode perkembangan tertentu ketika nutrisi selama kehamilan dapat mempengaruhi pertumbuhan keturunan," kata Dr Carmen Monthé-Drèze di Universitas Harvard dikutip dari The Sun.

Contohnya, mereka menemukan bahwa diet kehamilan dengan potensi peradangan lebih tinggi berkaitan dengan tingkat pertumbuhan BMI yang lebih cepat pada anak-anak usia 3 hingga 10 tahun.

"Kami juga menemukan pola maka Mediterania selama kehamilan berkaitan dengan pola BMI anak-anak yang lebih tinggi selama masa remaja," jelasnya.

baca juga

Karena itu, para peneliti berpendapat bahwa semua wanita harus diberi pemahaman pentingnya diet sehat selama masa kehamilan.

Dr Monthé-Drèze, mengatakan wanita yang sedang berencana hamil atau sedang hamil perlu dinasehati tentang pentingnya pola makan yang sehat selama kehamilan.

Secara khusus, wanita yang sedang hamil atau berencana hamil harus mempertimbangkan diet Mediterania, yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tetapi juga membantu anak memiliki berat badan sehat di masa depan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa makanan yang kita makan selama kehamilan dapat mempengaruhi metabolisme anak yang sedang tumbuh serta perilaku makannya.

Selain itu, pilihan makanan ibu selama kehamilan cenderung serupa dengan pilihan makanan yang mereka tawarkan kepada anak-anaknya nanti.

Karena itu, bisa dibayangkan kalau nutrisi ibu selama kehamilan mungkin berkaitan dengan masalah berat badan jangka panjang pada anaknya kelak.

Meski begitu, penelitian tambahan diperlukan untuk memahami hubungan antara diet ibu hamil dan BMI anak serta pola kenaikan berat badannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Coba Pola Makan Vegan, Ini 5 Dampaknya pada Tubuh

Coba Pola Makan Vegan, Ini 5 Dampaknya pada Tubuh

Health | Senin, 15 Maret 2021 | 19:23 WIB

Salah Kaprah Soal Sayur, Ini Peran Serat dalam Penurunan Berat Badan

Salah Kaprah Soal Sayur, Ini Peran Serat dalam Penurunan Berat Badan

Health | Senin, 15 Maret 2021 | 13:10 WIB

Akankah Jumlah Anak Kembar Semakin Berkurang di Masa Depan?

Akankah Jumlah Anak Kembar Semakin Berkurang di Masa Depan?

News | Senin, 15 Maret 2021 | 12:22 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×