Jangan Salah Kaprah, Ini Beda Vaksin Gotong Royong dan Mandiri

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 17 Maret 2021 | 12:05 WIB
Jangan Salah Kaprah, Ini Beda Vaksin Gotong Royong dan Mandiri
Pemerintah menggelar vaksinasi Covid-19 massal di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/1/2021). [Suara.com/Fakhri]

Suara.com - Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa vaksinasi gotong royong Covid-19 berbeda dengan vaksin mandiri.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmidzi menyampaikan, vaksin yang digunakan dalam kedua program itu juga berbeda dan tidak sama pula dengan vaksinasi Covid-19 dari pemerintah yang sudah berlangsung sejak Januari lalu.

"(Vaksin) gotong royong kita tahu bahwa vaksinasi ini adalah pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan oleh badan hukum atau badan usaha yang akan memberikan vaksinasi Covid kepada karyawan ataupun keluarganya," jelas Nadia dalam konferensi pers virtual, Selasa (16/3/2021).

Pelaksanaan hingga biaya dari vaksinasi gotong royong menjadi tanggung jawab dari badan hukum tersebut, kata Nadia.

Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]
Juru Bicara Pemerintah untuk Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (21/1/2021). [Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden]

"Jadi tidak boleh biaya dibebankan kepada karyawan," imbuhnya.

Nadia menyampaikan, badan hukum atau badan usaha yang ingin melaksanakan vaksin gotong-royong harus melaporkan kepada Kementerian Kesehatan untuk pendataan peserta vaksin dengan menyertakan nama, nomor induk kependudukan dan alamat. Sehingga pendataan dilakukan dengan sistem satu data.

Sedangkan vaksinasi mandiri memungkinkan masyarakat untuk membeli sendiri vaksin Covid-19 seaa bebas. Nadia menekankan bahwa hingga sekarang tidak ada pelaksanaan vaksinasi mandiri.

"Vaksin mandiri itu sudah dinyatakan bahwa tidak ada vaksin yang kemudian dapat dibeli secara langsung oleh masyarakat," ucapnya.

Berbeda dengan vaksin gotong royong yang dibeli oleh badan usaha dengan mendaftar terlebih dahulu pada Kamar Dagang dan Indutri Indonesia (KADIN). Setelah itu, KADIN yang akan berkoordinasi dengan BioFarma sebagai penyedia vaksin Covid-19.

baca juga

"Silakan menghubungi KADIN, tidak perlu menjadi anggota KADIN dapat mendaftar," ucapnya.

Meski demikian, pelaksanaan vaksinasi gotong royong itu akan disesuaikan dengan ketersediaan dosis vaksin yang ada. Sebab Nadia menegaskan bahwa jenis vaksin yang digunakan akan berneda dengan prigtam vaksinasi gratis dari pemerintah.

"Supaya nanti tidak ada kebocoran dalam penggunaan vaksin, maka jenis, waktu pelaksaan vaksin gotong royong harus berbeda," ucapnya.

Kemenkes mengatur agar penyuntikan vaksin goton royong hanya diizinkan di fasilitas layanan kesehatan milik swasta yang telah memenuhi persyaratan.  "Jadi tidak boleh dilakukan pada pasien di mana vaksinasi program pemerintah itu berjalan," ujar Nadia.

Sebelum dilaksanakan, jenis vaksin gotong royong juga akan mendapatkan izin penggunaan darurat atau penerbitan nomor izin edar dari Badan POM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berakhir Mei 2021, Kenapa Kedaluwarsa Vaksin Covid-19 AstraZeneca Singkat?

Berakhir Mei 2021, Kenapa Kedaluwarsa Vaksin Covid-19 AstraZeneca Singkat?

Health | Rabu, 17 Maret 2021 | 11:29 WIB

Satgas Klaim Tak Temui Kasus Efek Samping Berat usai 5 Juta Warga Divaksin

Satgas Klaim Tak Temui Kasus Efek Samping Berat usai 5 Juta Warga Divaksin

News | Rabu, 17 Maret 2021 | 11:27 WIB

Wajib Tahu, Ini Gejala Penggumpalan Darah yang Mesti Diwaspadai

Wajib Tahu, Ini Gejala Penggumpalan Darah yang Mesti Diwaspadai

Health | Rabu, 17 Maret 2021 | 11:23 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×