Wajib Tahu, Ini Gejala Penggumpalan Darah yang Mesti Diwaspadai

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 17 Maret 2021 | 11:23 WIB
Wajib Tahu, Ini Gejala Penggumpalan Darah yang Mesti Diwaspadai
Ilustrasi penggumpalan darah. (Shutterstock)

Suara.com - Sejumlah negara di Eropa menunda penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca menyusul adanya laporan penggumpalan darah setelah mendapat vaksinasi.

Meski demikian, hingga kini data yang ada tidak menunjukkan adanya kaitan penggumpalan darah dengan vaksin Covid-19 AstraZeneca.

Namun, sejumlah negara tetap memilih berhati-hati dengan menunda penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca hingga ada data lebih lanjut. Bagi masyarakat tentu juga perlu untuk waspada terkait dengan penggumpalan darah.

Dilansir dari Healthline, tempat paling umum untuk terjadinya penggumpalan darah adalah di kaki bagian bawah kata Akram Alashari, MD, seorang ahli bedah trauma dan dokter perawatan kritis di Grand Strand Regional Medical Center.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Penggumpalan darah di kaki atau lengan Anda dapat memiliki berbagai gejala, termasuk, pembengkakan, rasa sakit, sensasi hangt, perubahan warna kemerahan.

Gejala akan tergantung pada ukuran gumpalan. Itulah mengapa eorang mungkin tidak memiliki gejala apa pun, atau mungkin hanya mengalami pembengkakan ringan pada betis tanpa rasa sakit yang berlebihan.

Jika bekuannya besar, seluruh kaki Anda bisa menjadi bengkak karena rasa sakit yang hebat.

Tidak umum terjadi pembekuan darah di kedua kaki atau lengan pada saat yang bersamaan. Peluang mengalami pembekuan darah meningkat jika gejala Anda hanya terjadi di satu kaki atau satu lengan.

Mendiagnosis penggumpalan darah hanya dengan gejala sangat sulit. Menurut CDC, hampir 50 persen orang dengan penggumpalan tidak memiliki gejala. Itulah mengapa yang terbaik adalah menghubungi dokter jika merasa mungkin memilikinya.

Hubungi layanan darurat lokal Anda segera jika mengalami salah satu dari yang berikut, sesak napas mendadak, tekanan dada, kesulitan bernapas, melihat, atau berbicara.

Dokter atau ahli perawatan kesehatan lainnya akan dapat mengetahui apakah ada alasan untuk khawatir dan dapat mengirim Anda untuk tes lebih lanjut untuk menentukan penyebab pastinya. Dalam banyak kasus, langkah pertama adalah USG non-invasif. Tes ini akan menunjukkan gambar vena atau arteri Anda, yang dapat membantu dokter Anda membuat diagnosis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkab Pastikan Vaksin Covid-19 di Banyumas Belum Kedaluwarsa

Pemkab Pastikan Vaksin Covid-19 di Banyumas Belum Kedaluwarsa

Jawa Tengah | Rabu, 17 Maret 2021 | 11:16 WIB

Divaksin Dosis ke-2 Bareng Istri, Wapres Maruf Ngaku Tak Alami Efek Samping

Divaksin Dosis ke-2 Bareng Istri, Wapres Maruf Ngaku Tak Alami Efek Samping

News | Rabu, 17 Maret 2021 | 11:05 WIB

Muncul Wacana Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Perjalanan, Ini Kata IDI

Muncul Wacana Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Perjalanan, Ini Kata IDI

Health | Rabu, 17 Maret 2021 | 10:20 WIB

Terkini

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB