Vaksin Covid-19 Bisa Picu Sakit Kepala, Waspadai Penyebabnya yang Berbahaya

Rabu, 24 Maret 2021 | 15:13 WIB
Vaksin Covid-19 Bisa Picu Sakit Kepala, Waspadai Penyebabnya yang Berbahaya
Ilustrasi sakit kepala (shutterstock)

Suara.com - Sakit kepala diketahui sebagai salah satu efek samping suntik vaksin Covid-19. Para ahli kesehatan Inggris pun memperingatkan bahwa sakit kepala bisa menandakan kelainan parah yang disebabkan oleh pendarahan internal.

Karena itu, orang yang mengalami sakit kepala selama lebih dari 4 hari setelah suntik vaksin Covid-19 disarankan konsultasi kondisinya pada dokter.

Sakit kepala yang berlangsung selama 4 hari termasuk gejala mengkhawatirkan yang harus diwaspadai penerima vaksin Covid-19.

Laporan tentang sakit kepala sebagai efek samping vaksin Covid-19 yang mengkhawatirkan ini menyusul isu bahwa vaksin AstraZeneca bisa menyebabkan pembekuan darah.

Sakit kepala yang mengkhawatirkan ini termasuk gejala khas dari Cerebral Venous Sinus Thrombosis (CVST), gangguan pembekuan darah. CVST ini bisa menyebabkan berbagai gejala, meliputi:

  • Sakit kepala
  • Abnormal vision
  • Kelemahan pada satu sisi wajah
  • Kejang
  • Koma
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Sebanyak 5 pria usia antara 19 hingga 59 tahun menderita kelainan tersebut, yang telah terbukti mematikan. Tapi, Dr June Raine, kepala eksekutif Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA) mengatakan bahwa CVST ini tergolong penyakit yang sangat jarang terjadi.

Bahkan hubungan antara vaksin Covid-19 dengan pembekuan darah pun masih belum terbukti. Kasus yang ditemukan di Inggris pun mirip dengan kasus gangguan pembekuan darah di seluruh Eropa.

Beberapa di antaranya telah mengakibatkan kematian, tetapi badan kesehatan menyimpulkan vaksin Covid-19 tetap aman diselidiki.

"Tidak ada hubungan kausal yang terbukti. Kami memiliki lima laporan tentang bentuk unik dari pembekuan darah, yakni Trombosis Sinus Vena Serebral bersamaan dengan trombosit darah rendah. Bekuan darah langka ini mirip dengan beberapa kasus di Eropa," jelas Pimpinan vaksin MHRA, Dr Phil Bryan dikutip dari Express.

Baca Juga: Dua Kali Terinfeksi Virus Corona, Pria Ini Akhirnya Berani Berbagi Kisah

Namun, Dr Phil mengaku pihaknya belum tahu pembekuan darah langka itu disebabkan oleh vaksin Covid-19 atau lainnya.

Karena itu, mereka bekerja sama menentukan penyebabkan kondisi ini. Karena, pembekuan darah langka ini sangat terjadi secara alami di tubuh.

Apalagi, vaksin Covid-19 yang telah disetujui penggunaan daruratnya ini sudah didistribusikan. Bahkan lebih dari 5 juta vaksin Covid-19 sudah diberikan kepada penerima vaksinasi di Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI