Bolehkan Konsumsi Pereda Nyeri Sebelum atau Setelah Vaksinasi? Ini Kata CDC

Rauhanda Riyantama, Fita Nofiana

Sabtu, 27 Maret 2021 | 08:29 WIB
Bolehkan Konsumsi Pereda Nyeri Sebelum atau Setelah Vaksinasi? Ini Kata CDC
Petugas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menerima vaksinasi Covid-19, Rabu 24 Maret 2021 / [SuaraSulsel.id / Humas Bandara Internasional Sultan Hasanuddin], sebagai ilustrasi.

Suara.com - Vaksinasi mulai dilakukan di banyak negara termasuk Indonesia. Tak sedikit orang pula yang menanyakan, bolehkah konsumsi pereda nyeri usai atau sebelum vaksinasi untuk mencegah efek samping.

Dalam hal ini, menurut pedoman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menujukkan bahwa Anda hanya boleh konsumsi pereda nyeri setelah vaksinasi. Jangan meminumnya sebelum suntikan vaksin untuk mencegah gejala kecuali disarankan oleh dokter.

Vaksin bekerja dengan mengelabui tubuh agar mengira bahwa ia memiliki virus dan memasang pertahanan untuk melawannya. Hal itu dapat menyebabkan nyeri lengan sementara, demam, nyeri otot, atau gejala peradangan lainnya.

Melansir dari Healthshots, obat pereda nyeri dikhawatirkan bisa mengekang respons sistem kekebalan yang ingin dipacu oleh vaksin.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa obat penghilang rasa sakit tertentu termasuk ibuprofen (Advil, Motrin, dan merek lain) dapat mengurangi respons sistem kekebalan. Sebuah penelitian pada tikus menunjukkan bahwa obat ini dapat menurunkan produksi antibodi yang menghalangi virus menginfeksi sel.

Penelitian lain menemukan bahwa obat penghilang rasa sakit dapat mengurangi respons terhadap beberapa vaksin masa kanak-kanak.

"Sehingga banyak dokter anak merekomendasikan agar orangtua menghindari memberikan obat kepada anak-anak sebelum suntikan, namun berikan saja setelah suntikan jika diperlukan," kata Dr. William Schaffner, pakar penyakit menular di Vanderbilt University.

CDC baru-baru ini memperbarui panduannya untuk merekomendasikan obat penghilang rasa sakit sebelum suntikan Covid-19. Obat tersebut dapat dokonsumsi setelahnya jika ada gejala efek samping dan jika Anda tidak memiliki kondisi medis lain yang menghalangi penggunaan obat ini.

Ilustrasi obat. (Pixabay)
Ilustrasi obat. (Pixabay)

"Konsultasikan sebelum Anda konsumsi obat penghilang rasa sakit," kata Jonathan Watanabe, seorang apoteker di University of California, Irvine.

baca juga

"Jika Anda ingin meredakan gejala setelah disuntik, asetaminofen (Tylenol) lebih baik karena bekerja dengan cara yang berbeda dari beberapa obat penghilang rasa sakit lainnya," imbuhnya.

Alih-alih konsumsi peredanyeri, CDC menawarkan tip lain untuk mengurangi efek samping seperti mengompres bagian yang disuntik dan melatih lengan jika efek samping terjadi di are suntukan. Jika efek samping yang muncul adalah demam, maka minumlah banyak cairan dan kenakan pakaian yang ringan.

"Hubungi dokter Anda jika kemerahan atau nyeri di lengan meningkat setelah satu hari atau jika efek samping tidak hilang setelah beberapa hari," imbau CDC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bobby Nasution Targetkan 75 Persen Masyarakat Kota Medan Divaksin

Bobby Nasution Targetkan 75 Persen Masyarakat Kota Medan Divaksin

News | Sabtu, 27 Maret 2021 | 05:37 WIB

Di Indonesia Kontroversi, AstraZeneca Kembangkan Vaksin COVID-19 Semprot

Di Indonesia Kontroversi, AstraZeneca Kembangkan Vaksin COVID-19 Semprot

Batam | Sabtu, 27 Maret 2021 | 07:15 WIB

Studi: Tolak Vaksinasi Covid-19 Tingkatkan Risiko Kematian Suatu Negara

Studi: Tolak Vaksinasi Covid-19 Tingkatkan Risiko Kematian Suatu Negara

Health | Sabtu, 27 Maret 2021 | 07:10 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×