Ungkap Asal-usul Virus Corona Covid-19, Berikut Draf Laporan Tim WHO

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Selasa, 30 Maret 2021 | 13:55 WIB
Ungkap Asal-usul Virus Corona Covid-19, Berikut Draf Laporan Tim WHO
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

Suara.com - Temuan dari kelompok Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang dikirim ke China menyatakan bahwa virus corona Covid-19 sangat mungkin pertama kali ditularkan dari kelelawar ke manusia melalui hewan lain. Hal ini dinyatakan dalam laporan Organisasi Kesehatan Dunia tentang asal-usul Covid-19.

Versi draf penelitian yang diperoleh oleh Associated Press juga menyimpulkan bahwa sangat tidak mungkin virus itu bocor dari laboratorium di kota Wuhan di China, tempat Covid-19 pertama kali muncul pada akhir 2019.

Melanisir dari Independent, sebelumnya telah diklaim bahwa para ilmuwan di Institut Virologi Wuhan (WIV) sedang bereksperimen dengan virus yang secara genetik mirip dengan Sars-CoV-2 (virus corona penyebab Covid-19) dan bocor ke masyarakat.

Kini, laporan yang belum dirilis ke publik tersebut sebagian besar didasarkan pada kunjungan tim ahli dan ilmuwan internasional WHO ke Wuhan dari pertengahan Januari hingga pertengahan Februari. Menurut temuan kelompok tersebut, bukti menunjukkan Sars-CoV-2, virus corona penyebab Covid-19 muncul secara alami pada kelelawar sebelum diteruskan ke manusia melalui inang hewan perantara yang belum dikonfirmasi.

Kerabat terdekat dari virus Covid-19 telah ditemukan pada kelelawar yang membawa berbagai macam virus corona. Namun, laporan tersebut mengatakan bahwa jarak evolusi antara virus kelelawar dan Sars-CoV-2 diperkirakan membutuhkan beberapa dekade.

Dikatakan bahwa virus yang sangat mirip telah ditemukan pada trenggiling, tetapi  dicatat juga bahwa cerpelai dan kucing rentan terhadap virus Covid-19 meningkatkan kemungkinan bahwa hewan-hewan ini bisa menjadi pembawa.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Pasar di Wuhan menjadi tersangka awal karena beberapa kios menjual berbagai hewan. Laporan tersebut mencatat bahwa berbagai produk hewani, mulai dari tikus bambu hingga rusa, sering kali dibekukan dijual di pasar begitu pula buaya hidup.

Peneliti kemudian mengevaluasi penyebaran langsung dari kelelawar ke manusia sebagai kemungkinan dan mengatakan bahwa penyebaran melalui produk makanan rantai dingin juga memungkinkan.

Bulan lalu, Profesor Liang Wannian, kepala utusan China yang menangani penyelidikan WHO mengatakan virus itu dapat bertahan dalam waktu lama pada suhu dingin dan mungkin telah diperkenalkan ke pasar makanan laut Wuhan melalui barang-barang beku.

baca juga

WHO dengan cermat juga memeriksa Institute of Virology bulan Februari lalu dan menyimpulkan bahwa sangat tidak mungkin ada yang bisa lolos dari laboratorium yang ketat.

Para penulis studi tersebut menyerukan penyelidikan lebih lanjut ke berbagai hipotesis tentang asal-usul Covid-19 kecuali teori kebocoran laboratorium.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengendalian Transportasi Karena Larangan Mudik, Kemenhub Siapkan Aturan

Pengendalian Transportasi Karena Larangan Mudik, Kemenhub Siapkan Aturan

Otomotif | Selasa, 30 Maret 2021 | 13:37 WIB

Meningkat, Klaster Takziah di Plalangan Tambah 4 Kasus Positif

Meningkat, Klaster Takziah di Plalangan Tambah 4 Kasus Positif

Jogja | Selasa, 30 Maret 2021 | 13:36 WIB

Memiliki Jenggot Tingkatkan Risiko Infeksi Covid-19, Mengapa?

Memiliki Jenggot Tingkatkan Risiko Infeksi Covid-19, Mengapa?

Health | Selasa, 30 Maret 2021 | 13:14 WIB

Terkini

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

Qatar Jadi Penengah Rahasia Konflik Panas AS-Iran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:58 WIB

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Mobil Hilang Kendali dan Terguling, 3 Anggota Damkar Pangkep Gugur

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:57 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Stres dan Rentan Mengalami Burnout Kerja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:55 WIB

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Desain Baru Gedung DPRD Sulsel Lebih Mewah, Ada Ruang Pribadi dan Parkir 130 Kendaraan

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 07:39 WIB

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Film G30S/PKI: Propaganda Orde Baru atau Fakta Sejarah?

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 07:38 WIB

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Bayan CraftArt Fest 2026 Jadi Pintu Awal UMKM Perluas Pasar dan Bangun Jejaring

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Pasar Mobil Jateng Tumbuh di Tengah Opsen Pajak, Gran Max Jadi Primadona

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 07:35 WIB

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Niat Perbaiki Pompa Air, Lansia di Madiun Tewas Usai Terperosok ke Sumur 20 Meter

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 07:34 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kasir UMKM, Harga Mulai Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi Tablet untuk Kasir UMKM, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 07:29 WIB

3 Kelurahan di Bandar Lampung Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

3 Kelurahan di Bandar Lampung Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 07:26 WIB

×