alexametrics

Jangan Pernah Posting Foto Sertifikat Vaksin Covid-19, Ini Bahayanya

Bimo Aria Fundrika | Dian Kusumo Hapsari
Jangan Pernah Posting Foto Sertifikat Vaksin Covid-19, Ini Bahayanya
Ilustrasi vaksinasi [Antara]

Berbagai lembaga pemerintah dan video viral memperingatkan tentang risiko memposting gambar kartu vaksin secara online.

Suara.com - Banyak masyarakat senang ketika mendapatkan giliran Vaksin Covid-19. Kondisi itu membuat mereka ingin membagikan momen ketika tenagh divaksin Covid-19.

Tapi, sebelum berbagi selfie yang menyenangkan itu, sebaiknya jangan unggah kartu vaksin tersebut. Berbagai lembaga pemerintah dan video viral memperingatkan tentang risiko memposting gambar kartu vaksin secara online.

"Foto kartu vaksinasi Covid-19 tidak boleh dibagikan di media sosial. Mengeposkan konten yang menyertakan tanggal lahir Anda, detail perawatan kesehatan, atau informasi identitas pribadi lainnya dapat digunakan untuk mencuri identitas Anda," menurut Departemen Kesehatan AS. dan Layanan Kemanusiaan dilansir melalui womenshealth.

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Kartu tersebut menunjukkan informasi sensitif secara medis yang pasti Anda tidak ingin beredar di internet untuk dilihat siapa pun. Semua detail tersebut di satu tempat membuat Anda rentan terhadap penipuan dan pencurian identitas.

Baca Juga: Studi: Vaksin Pfizer 100 Persen Efektif Lindungi Remaja dari Virus Corona

Ada banyak penipu yang memanfaatkan permintaan vaksin Covid-19 dan mendapat manfaat dari pandemi. Mereka dapat menggunakan informasi di kartu itu bahkan hanya nama lengkap dan tanggal lahir untuk membuat kartu vaksinasi palsu, atau membuka kartu kredit atas nama.

Perlu diingat bahwa penawaran untuk membeli kartu vaksinasi Covid-19 adalah penipuan, menurut HHS. Bukti valid vaksinasi Covid-19 hanya tersedia dari penyedia resmi yang memberikan vaksin.

Alih-alih membagikan sertifikat vaksin kesehatan, kamu dapat memasang stiker vaksinasi sambil mengunggah selfie.

Komentar