Dokter Sebut Efektivitas Vaksin Covid-19 Berkurang pada Pasien Autoimun

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 05 April 2021 | 08:15 WIB
Dokter Sebut Efektivitas Vaksin Covid-19 Berkurang pada Pasien Autoimun
Vaksinator menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis (1/4/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Efektivitas vaksin Covid-19 pada pasien autoimun dan orang sehat bisa berbeda. Dikatakan dokter spesialis penyakit dalam konsultas reumatologi dr. Sandra Shintya Langow, Sp.PD-KR, pada pasien autoimun, pembentukan antibodi akan lebih sedikit akibat dari penggunaan obat autoimun.

"Penggunaan obat imunosupresan pada pasien autoimun diduga mengurangi kemampuan tubuh membentuk antibodi sesudah divaksin," kata dokter Sandra berbicara dalam webinar 'Odamun Bisa Vaksin Covid-19', Minggu (4/3/2021).

Bukan lantaran faktor efek samping yang muncul setelah vaksinasi, lanjutnya, dokter Sandra mengatakan belum ada vaksin Covid-19 khusus untuk orang dengan autoimun (Odamun), sehingga vaksin yang tersedia saat ini relatif untuk orang dengan kondisi kesehatan normal.

"Jadi sebenarnya isu yang paling utama bukan masalah bahwa dia menimbulkan efek samping. Jadi kalau pada orang normal mampu membentuk antibodi yang lebih banyak dan antibodi lebih efektif, tapi pada orang dengan autoimun tidak sebaik responnya dibandingkan dengan orang normal," ucapnya.

Meski begitu, pemberian vaksin Covid-19 tetap dianjurkan kepada Odamun selama kondisi kesehatannya stabil. Meski efektivitasnya optimal, para ahli telah menyatakan bahwa manfaat vaksinasi Covid-19 tetap lebih bersar daripada risiko terpapar virus Corona SARS Cov-2 tersebut.

Dokter Sandra juga mengatakan bahwa vaksin Covid-19 yang telah digunakan saat ini kebanyakan menggunakan metode yang sama dengan vaksin yang telah lama dipakai, yakni dengan menonaktifkan virus atau juga mematikan virus seperti pembuatan Sinovac.

"Dianggap vaksinasi ini justru lebih bermanfaat daripada efek sampingnya. Sehingga ada beberapa vaksin yang dianjurkan tapi tidak boleh untuk vaksin hidup. Dan vaksin yang dianjurkan dianggap aman. Jadi, kalau pun ada efek samping itu sangat minimal," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC: Orang yang Divaksin Tak Lagi Membawa Virus

CDC: Orang yang Divaksin Tak Lagi Membawa Virus

Health | Minggu, 04 April 2021 | 13:40 WIB

Ternyata Ini Pemicu Efek Samping sesudah Mendapat Vaksin Covid-19

Ternyata Ini Pemicu Efek Samping sesudah Mendapat Vaksin Covid-19

Health | Minggu, 04 April 2021 | 13:22 WIB

Nah! AS Hentikan Produksi Vaksin AstraZeneca di Pabrik Baltimore

Nah! AS Hentikan Produksi Vaksin AstraZeneca di Pabrik Baltimore

News | Minggu, 04 April 2021 | 11:45 WIB

Terkini

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

Kronologi Penyerangan Aksi Women's March di Monas: 3 Orang Jadi Korban Kekerasan OTK

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:51 WIB

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Coach Timo Scheunemann Fokus Perkembangan Skuad Putri Indonesia usai Runner-up Singa Cup 2026

Bola | Sabtu, 07 November 2026 | 15:46 WIB

Komedi Negara Hukum: Mengapa Urusan Ijazah Selalu Berakhir Jadi Lelucon?

Komedi Negara Hukum: Mengapa Urusan Ijazah Selalu Berakhir Jadi Lelucon?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 15:45 WIB

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Sumur JUM-101 Berproduksi, PHM Tambah Pasokan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 15:37 WIB

5 Moisturizer untuk Dibawa Perjalanan Jauh, Ukuran Mini Hemat Tempat

5 Moisturizer untuk Dibawa Perjalanan Jauh, Ukuran Mini Hemat Tempat

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 15:35 WIB

Diadang Polisi hingga Saling Dorong, Womens March Desak MBG Disetop dan Pembalut Bebas PPN!

Diadang Polisi hingga Saling Dorong, Womens March Desak MBG Disetop dan Pembalut Bebas PPN!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 15:31 WIB

1.128 Perenang Jadi Saksi Pecahkya Rekor MURI di Stadion Akuatik GBK

1.128 Perenang Jadi Saksi Pecahkya Rekor MURI di Stadion Akuatik GBK

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 15:30 WIB

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?

Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Merawat Tradisi atau Cuma Demi Konten?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 15:30 WIB

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Bisnis Keamanan Siber dan AI Makin Dilirik, Pendapatan ITSEC Asia Tumbuh 39 Persen

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 15:12 WIB

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Produsen Otomotif AS Desak Pemerintah Blokir Permanen Mobil Listrik Asal Tiongkok

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 15:10 WIB

×