Update Covid-19 Global: China Alami Lonjakan Kasus Di Perbatasan Myanmar

Vania Rossa, Lilis Varwati

Senin, 05 April 2021 | 09:14 WIB
Update Covid-19 Global: China Alami Lonjakan Kasus Di Perbatasan Myanmar
Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)

Suara.com - Virus Covid-19 telah menyebar hingga lebih dari 220 negara, dan belum ada satu pun negara yang bebas dari infeksi. Update Covid-19 global hari ini menunjukkan bahwa China, negara pertama yang melaporkan kasus Covid-19, juga masih mendeteksi adanya infeksi baru pada warganya. Bahkan jumlah infeksi baru yang terjadi dalam 24 jam terakhir jadi yang terbanyak dalam 2 bulan terakhir.

Lonjakan penularan virus Corona SARS Cov-2 itu terjadi di kota Ruili, provinsi Yunnan barat daya yang berbatasan dengan Myanmar. Pemerintah lokal Ruili meminta penduduknya melakukan karantina di rumah dan membatasi orang pergi juga memasuki kota sejak minggu lalu setelah melaporkan pasien Covid-19.

Kota itu menyumbang 15 kasus lokal baru yang dilaporkan pada 4 April. Jumlah total infeksi Covid-19 baru, termasuk infeksi impor yang berasal dari luar negeri, mencapai 32, jumlah terbanyak sejak akhir Januari lalu.

Media pemerintah melaporkan bahwa dari hasil analisis genetik kasus yang ditemukan di Ruili menunjukkan infeksi lokal baru berasal dari virus yang diimpor dari Myanmar. Dari pasien baru yang dilaporkan di kota itu, 11 di antaranya diidentifikasi sebagai warga negara Myanmar.

Dikutip dari Channel News Asia, Ruili memang menjadi titik transit utama untuk provinsi Yunnan yang berbatasan 4.000 km dengan Laos, Myanmar, dan Vietnam. Dari kota itu dilakukan pemantauan aktivitas imigrasi ilegal oleh orang-orang yang mencari tempat berlindung dari pandemi.

Otoritas lokal telah memulai upaya vaksinasi di Ruili dalam upaya untuk menahan Covid-19. Jumlah total kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di daratan China hingga sekarang telah mencapai 90.305, sementara jumlah kematian tetap tidak berubah di 4.636 jiwa.

China berada di peringkat 92 di antara negara lain yang memiliki kasus Covid-19. Dikutip dari situs worldometers.info, per Senin (5/4) pukul 08.16 WIB, total kasus Covid-19 di seluruh dunia tercatat ada 131,89 juta.

Lebih dari setengah kasus positif itu merupakan gabungan jumlah kasus dari tiga negara, yakni Amerika Serikat (31,4 juta), Brasil (12,98 juta), dan India (12,58 juta).

Lebih dari 106,8 juta orang diseluruh dunia telah dinyatakan sembuh dari infeksi. Tetapi angka kematian akibat infeksi itu juga sudah mencapai 2,86 juta jiwa. Sehingga jumlah orang yang masih terkonfirmasi positif Covid-19 hingga sekarang tercatat ada 22,84 juta.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pegiat Wisata Divaksin, Sektor Pariwisata di Kendal Mulai Bergariah

Pegiat Wisata Divaksin, Sektor Pariwisata di Kendal Mulai Bergariah

Jawa Tengah | Senin, 05 April 2021 | 08:59 WIB

Virus Corona Naik Tajam di Turki, Tembus 41.998 Dalam 24 Jam

Virus Corona Naik Tajam di Turki, Tembus 41.998 Dalam 24 Jam

News | Senin, 05 April 2021 | 07:38 WIB

Dokter Sebut Efektivitas Vaksin Covid-19 Berkurang pada Pasien Autoimun

Dokter Sebut Efektivitas Vaksin Covid-19 Berkurang pada Pasien Autoimun

Health | Senin, 05 April 2021 | 08:15 WIB

Terkini

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:47 WIB

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:24 WIB

×