Suntik Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson, Kulit Pria Ini Terkelupas

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Senin, 05 April 2021 | 13:00 WIB
Suntik Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson, Kulit Pria Ini Terkelupas
Ilustrasi ruam [HxBenefit]

Suara.com - Richard Terrell (74) asal Virginia, AS, mengalami efek samping yang sangat jarang terjadi setelah menerima vaksin Covid-19 Johnson & Johnson pada 6 Maret lalu.

Pertama, muncul ruam gatal di kulitnya, kemudian mulai merasa nyeri, kemerahan, bengkak, kemudian mulai mengelupas di sekujur tubuhnya. Ia akhirnya dirawat di rumah sakit selama lima hari.

"Saya mulai merasakan ketidaknyamanan di ketiak saya dan kemudian beberapa hari kemudian saya mulai mengalami ruam gatal, dan kemudian setelah itu mulai membengkak dan kulit saya memerah," ujar Terrell, dilansir Health.

Dalam kebanyakan kasus, orang yang mengalami ruam kulit setelah mendapatkan vaksin Covid-19 menderita kondisi yang disebut hipersensivitas kulit tertunda. Biasanya kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan karena tidak berbahaya.

Tapi pada kasus Terrell, reaksinya jauh lebih parah karena menyebar ke seluruh tubuhnya.

efek samping vaksin Covid-19 Johnson & Johnson (Facebook/WRIC)
efek samping vaksin Covid-19 Johnson & Johnson (Facebook/WRIC)

"Itu perih, terbakar, dan gatal. Setiap kali saya menekuk lengan atau kaki saya, seperti bagian dalam lutut saya, itu sangat menyakitkan di tempat kulit yang membengkak dan saling bergesekan," sambungnya.

Di rumah sakit, dokter menetapkan gejala yang Terrell alami merupakan reaksi langka terhadap vaksin Covid-19 Johnson & Johnson.

"Kami mengesampingkan semua infeksi virus, kami mengesampingkan Covid-19 itu sendiri. Kami memastikan ginjal dan hatinya baik-baik saja, dan akhirnya kami sampai pada kesimpulan bahwa vaksin yang dia terima itulah penyebabnya," kata Fnu Nutan, MD, dokter kulit di Pusat Medis Virginia Commonwealth University (VCU) di Richmond.

Menurut Nutan, kondisi Terrell bisa mengancam jiwa jika tidak ditangani.

"Kulit adalah organ terbesar di tubuh, dan ketika meradang, Anda bisa kehilangan banyak cairan dan elektrolit," sambungnya.

Dokter tidak mengetahui apakah Terrell punya riwayat alergi yang mungkin menyebabkan kondisinya itu.

Tetapi mereka menduga pasien lanjut usia ini memiliki sifat genetik langka yang dapat memicu reaksi khusus ketika berinteraksi dengan bahan-bahan dalam vaksin Johnson & Johnson.

Nutan menekankan bahwa reaksi Terrell, yang telah dilaporkan ke CDC, sangat jarang terjadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Covid-19 Picu Ruam pada Anak, Begini Bentuk dan Lokasinya!

Virus Corona Covid-19 Picu Ruam pada Anak, Begini Bentuk dan Lokasinya!

Health | Rabu, 24 Februari 2021 | 14:38 WIB

Muncul Ruam Berbentuk Cincin di Lengan, Dampak Lain dari Vaksinasi Covid-19

Muncul Ruam Berbentuk Cincin di Lengan, Dampak Lain dari Vaksinasi Covid-19

Health | Senin, 08 Februari 2021 | 20:35 WIB

Waspadai Reaksi Alergi Akibat Parasetamol, Cek Ruam Kemerahan dan Bengkak!

Waspadai Reaksi Alergi Akibat Parasetamol, Cek Ruam Kemerahan dan Bengkak!

Health | Senin, 08 Februari 2021 | 15:51 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup

Health | Senin, 01 Juni 2026 | 14:13 WIB

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB