Sudah Masuk Indonesia, Ternyata Ini Keunggulan Mutasi E484K Virus Corona

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Rabu, 07 April 2021 | 08:49 WIB
Sudah Masuk Indonesia, Ternyata Ini Keunggulan Mutasi E484K Virus Corona
Virus corona (COVID-19) muncul dari permukaan sel manusia, credit: NIAID-RML

Suara.com - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes RI, Siti Nadia Tarmizi, mengumumkan mutasi E484K virus corona Covid-19 sudah terdeteksi di Indonesia.

"Iya ini E484K. Baru 1 kasus. Belum dapat info lengkap ya," ujar Nadia saat dikonfirmasi oleh Suara.com, Senin, (5/4/2021).

Nadia mengatakan kondisi pasien yang terinfeksi mutasi E484K sudah sehat. Saat ini, pemerintah sedang melakukan pelacakan kontak.

Berdasarkan British Medical Journal, mutasi E484K sebenarnya sudah terjadi pada dua varian SARS-CoV-2 yang berbeda, yakni pada strain Afrika Selatan (B.1.351) dan Brasil (B.1.1.28).

Mutasi terjadi pada protein lonjakan, 'alat' yang digunakan virus corona untuk menginfeksi sel menusia dan bereplikasi.

Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (New England Journal of Medicine)
Penampakan SARS-CoV-2 di saluran pernapasan (New England Journal of Medicine)

Menurut News Medical, mutasi E484K memperkuat ikatan antara protein lonjakan virus dengan reseptor manusia, angiotensin-converting enzyme 2 (hACE2).

Ini menyiratkan bahwa varian virus corona yang mengandung E484K 'diberkahi' dengan peningkatan kemampuan transmisi atau penularan.

Selain itu, untuk sebagian besar antibodi dan nanobodi penetral yang dipelajari, para peneliti dari China menemukan mutasi ini mengurangi ikatan antara receptor-binding domain (RBD) dengan antibodi. Artinya, virus memiliki manfaat tambahan yakni mutasi juga mengurangi respons imun pada inang.

E484K disebut 'escape mutation' karena secara jelas dapat mengurangi aktivitas netralisasi dan juga dapat lepas dari antibodi penetral dalam plasma pasien Covid-19 yang telah pulih.

baca juga

Tidak hanya itu, mutasi ini diduga dapat melemahkan kefektifan vaksin vaksin yang saat ini sudah beredar dan kemanjuran terapi antibodi penetral yang saat ini sedang dikembangkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Kasus Varian Corona E484K Ditemukan Muncul di Indonesia

Satu Kasus Varian Corona E484K Ditemukan Muncul di Indonesia

Jatim | Selasa, 06 April 2021 | 14:08 WIB

Kemenkes Lacak Jejak Kasus Virus Corona Baru E484K di Jakarta

Kemenkes Lacak Jejak Kasus Virus Corona Baru E484K di Jakarta

Jakarta | Senin, 05 April 2021 | 18:33 WIB

Mutasi E484K Terdeteksi di Indonesia, Satgas Covid-19 Lakukan Ini

Mutasi E484K Terdeteksi di Indonesia, Satgas Covid-19 Lakukan Ini

Riau | Senin, 05 April 2021 | 18:05 WIB

Terkini

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:43 WIB

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:42 WIB

Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta

Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:38 WIB

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:37 WIB

Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik

Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:36 WIB

Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?

Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya

KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar

Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih

Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih

Bali | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:32 WIB

Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online

Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:28 WIB

×