Paling Banyak Diderita secara Global, Kenali Lebih Dekat Apa Itu Depresi

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 07 April 2021 | 12:48 WIB
Paling Banyak Diderita secara Global, Kenali Lebih Dekat Apa Itu Depresi
Ilustrasi depresi (shutterstock)

Suara.com - Ada banyak jenis gangguan mental yang dipresentasikan secara berbeda. Umumnya gangguan tersebut dicirikan oleh kombinasi dari pikiran, persepsi, emosi, perilaku, dan hubungan tidak normal dengan orang lain.

Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2019, depresi merupakan gangguan mental paling umum.

Secara global, diperkirakan lebih dari 264 juta orang mengidap depresi tahun lalu. Lebih banyak wanita yang terpengaruh dengan gangguan mental ini daripada pria.

Kondisi ini berbeda dari fluktuasi suasana hati biasa dan respons emosional jangka pendek terhadap tantangan dalam kehidupan sehari-hari.

"Depresi ditandai dengan kesedihan, kehilangan minat atau kesenangan, perasaan bersalah atau rendah diri, gangguan tidur atau nafsu makan, kelelahan, dan konsentrasi yang buruk," tulis WHO di lama resminya.

Ilustrasi depresi (Pixabay)
Ilustrasi depresi (Pixabay)

Penderita depresi juga mungkin memiliki banyak keluhan fisik tetapi tanpa adanya penyebab fisik yang jelas. Bila berlangsung lama dan dengan intensitas sedang atau berat, depresi bisa menjadi kesehatan serius.

Kondisi ini dapat berlangsung lama atau berulang. Secara substansial, depresi menganggu kemampuan penderitanya untuk berfungsi di tempat kerja maupun aktivitas lainnya.

"Yang paling parah depresi bisa menyebabkan bunuh diri. Hampir 800.000 orang meninggal karena bunuh diri setiap tahun. Ini adalah penyebab kematian kedua untuk usia 15 hingga 29 tahun," sambung WHO.

Ada beberapa pilihan pengobatan depresi, mulai dari terapi bicara seperti terapi perilaku kognitif atau psikoterapi.

baca juga

Untuk obat, antidepresan juga dapat menjadi bentuk pengobatan efektif bagi depresi sedang hingga berat. Namun, obat ini bukan sebagai pengobatan lini pertama untuk kasus depresi ringan.

Antidepresan juga tidak bisa dikonsumsi anak-anak dan bukan juga pengobatan lini pertama para remaja yang mengalami depresi.

Perawatan depresi juga harus mencakup aspek psikososial, termasuk mengidentifikasi faktor stres, seperti masalah keuangan, kesulitan di tempat kerja atau kekerasan fisik maupun mental. Sumber dukungan, seperti keluarga dan teman, juga perlu diketahui bagi penderita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Paparan Kimiawi Plastik Tingkatkan Risiko Depresi Pascamelahirkan

Waspada, Paparan Kimiawi Plastik Tingkatkan Risiko Depresi Pascamelahirkan

Health | Selasa, 06 April 2021 | 14:50 WIB

Profil Danella Ilene, Peserta INTM yang Viral Usai Curhat Soal Depresi

Profil Danella Ilene, Peserta INTM yang Viral Usai Curhat Soal Depresi

Entertainment | Minggu, 04 April 2021 | 14:27 WIB

5 Potret Danella Ilene, Peserta INTM yang Viral Ungkap Pengalaman Depresi

5 Potret Danella Ilene, Peserta INTM yang Viral Ungkap Pengalaman Depresi

Lifestyle | Kamis, 01 April 2021 | 12:02 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×