alexametrics

Yuk Disimak, Ini Tips Anti-Lemas Saat Berpuasa ala Dokter Tirta!

Risna Halidi | Dinda Rachmawati
Yuk Disimak, Ini Tips Anti-Lemas Saat Berpuasa ala Dokter Tirta!
Kurma dari Arab. (Instagram)

Berikut adalah asupan makanan yang dianjurkan saat sahur dan berbuka, untuk menghindari lemas saat berpuasa.

Suara.com - Menjalani ibadah puasa membuat sebagian umat Muslim merasa lemas dan tak bertenaga. Meski ini adalah hal yang wajar karena tubuh tak menerima asupan makanan dalam waktu yang cukup lama, namun jangan sampai hal tersebut memengaruhi aktivitas keseharian ya.

Dokter Spesialis Gizi Klinik RS Pondok Indah, dr. Tirta Prawita Sari, M.Sc, Sp.GK mengungkap, sebenarnya ada cara yang bisa dilakukan agar tubuh tetap merasa fit saat berpuasa, sehingga ibadah dapat lebih optimal. Salah satunya adalah memerhatikan asupan dan kebiasaan makan saat sahur dan berbuka.

"Karenanya, sangat penting memilih jenis asupan agar waktu makan yang hanya sebentar itu benar-benar dapat menjadi waktu pengisian ‘bahan bakar’ agar Anda tetap optimal beraktivitas seharian," jelas dia dalam siatan pers yang Suara.com terima.

Ilustrasi makan mi di restoran. (Unsplash/Debbie Tea)
Ilustrasi makan mi. (Unsplash/Debbie Tea)

Poin terpenting, kata dia adalah memastikan kebutuhan zat gizi harian terpenuhi pada waktu sahur dan berbuka puasa. Sebelum itu, kata dr. Tirta, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu kebutuhan energi total dalam sehari dan komposisi zat gizi makro yang kamu butuhkan.

Baca Juga: Berisiko, Ini 5 Kondisi Kesehatan yang Tak Disarankan Berpuasa

Nah, berikut adalah asupan makanan yang dianjurkan saat sahur dan berbuka, untuk menghindari lemas saat berpuasa.

1. Karbohidrat kompleks dan menu lengkap gizi saat sahur
Pastikan sumber karbohidrat berasal dari bahan karbohidrat kompleks dan sedapat mungkin hindari karbohidrat sederhana, seperti gula dan sirup.

"Menu sahur yang disarankan adalah menu lengkap gizi dengan protein dan serat yang cukup, mengandung lemak baik, seperti alpukat, dan upayakan tanpa pengolahan makanan dengan digoreng, juga kurangi makanan yang tinggi garam karena dapat membuat Anda lebih haus ketika berpuasa," jelasnya.

Ia juga menekankan, agar tidak perlu terlalu banyak mengonsumsi menu sahur, 30-40 persen dari kebutuhan energi harian saja sebenarnya sudah cukup.

2. Utamakan berbuka dengan buah
Pada saat berbuka puasa sebaiknya utamakan mengonsumsi buah-buahan dan pastikan asupan serat cukup. Buah kurma sangat baik untuk menu berbuka puasa, begitu pula buah-buahan lainnya.

Baca Juga: 50 Ucapan Menyambut Ramadhan 2021 untuk Dibagikan ke WhatsApp, IG dan FB

Ilustrasi Buah Vitamin C (Pexels)
Ilustrasi Buah (Pexels)

Mengonsumsi buah potong dan tiga butir kurma adalah cara terbaik dilakukan saat berbuka. Buah-buah ini tidak perlu dibuat dalam bentuk jus.

"Kurma dapat juga dicampur di dalam oatmeal dan susu almond, menjadi overnight oats atau Anda juga bisa menambahkan kacang-kacangan agar semakin lengkap proteinnya. Namun terlepas dari semua itu, semakin sederhana cara pengolahannya, maka semakin baik, karena kita dapat terhindar dari penambahan kalori dari bahan-bahan lainnya," ujarnya.

Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, mari kita ringankan beban saudara sesama yang kesusahan. Berbagi sambil menambah amalan lewat sedekah makanan bersama Suara.com di laman Indonesia Dermawan. Untuk langsung meng-input jumlah sedekah silakan KLIK DI SINI!

Komentar