Penelitian: Kombinasi Antibodi Regeneron Covid-19 Cegah Infeksi Bergejala

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 14 April 2021 | 02:30 WIB
Penelitian: Kombinasi Antibodi Regeneron Covid-19 Cegah Infeksi Bergejala
Ilustrasi penularan virus corona Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Campuran antibodi monoclonal yang dikembangkan oleh Regeneron dan Roche menurunkan risiko gejala virus corona Covid-19 hingga 76 persen setelah 3 hari untuk orang yang baru terinfeksi dan belum memiliki gejala.

Obat Regen-CoV itu juga bisa mengurangi lamanya seseorang mengembangkan gejala virus corona dan menurunkan tingkat penularan virusnya secara signifikan.

Regen-CoV, terdiri dari casirivimab dengan imdevimab, telah menerima otoritasi penggunaan darurat dari FDA di Amerika Serikat.

Terapi kombo ini juga telah disetujui untuk merawat orang dewasa dan remaja yang tidak menjalani perawatan di rumah sakit atau memiliki gejala virus corona Covid-19 ringan hingga sedang.

Selain itu, orang yang berisiko tinggi dan parah hingga membutuhkan perawatan medis rumah sakit pun termasuk di antaranya. Saat ini dosis obat yang disetujui adalah 1.200 mg casirivimab dan 1.200 mg imdevimab, yang diberikan bersamaan sebagai infus tunggal dalam 10 hari dari timbulnya gejala.

Hasil ini berasal dari studi tahap 3 yang melibatkan 204 orang secra acak untuk menerima obat melalui injeksi 1.200 mg atau plasebo.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

"Penularan virus corona sering terjadi melalui orang yang terinfeksi dan belum memiliki gejala. Jadi, sangat penting untuk segera mendiagnosis dan merawat orang-orang ini untuk mencegah penularan virus corona," kata Dr Katharine Bar, salah satu peneliti Utama dari uji coba dan asisten profesor Kedokteran, Penyakit Menular, Rumah Sakit Universitas Pennsylvania dikutip dari Fox News.

Apalagi, perusahaan mencatat penurunan gejala virus corona sebesar 45 persen dan virus corona Covid-19 dalam tubuh akan berkurang lebih dari 90 persen.

Regeneron juga mengumumkan Temuan positif terpisah pada Regen-CoV, yang menunjukkan suntikan 1.200 mg obat ini membantu mengurangi infeksi virus corona Covid-19 yang bergejala di dalam rumah tangga sebear 81 persen.

baca juga

Temuan itu diambil dari 1.505 peserta uji coba yang tidak terinfeksi ketika proses penelitian. Temuan ini juga menunjukkan bahwa Regen-CoV sangat efektif mencegah gejala virus corona pada kontak rumah tangga dari orang yang terinfeksi virus corona Covid-19.

"Antibodi ini mungkin berguna pada individu yang belum vaksinasi dan orang yang mengalami imunosupresi atau tidak bisa merespons vaksin Covid-19 dengan baik," jelas Dr Dan Barouch, direktur Pusat Penelitian Virologi dan Vaksin di Beth Israel Deaconess Medical Center.

Dr Myron Cohen, direktur dari Institute for Global Health & Infectious Diseases di University of North Carolina di Chapel Hill, mengatakan hampir 10 persen orang yang terpapar virus corona Covid-19 dan bergajala tidak mengonsumsi obat tersebut.

Sedangkan, orang yang hanya menggunakan plasebo untuk pengobatan mengalami gejala virus corona selama 3 minggu. Orang yang mengonsumsi Regen-CoV justru hanya mengalami gejala virus corona selama 1 minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terobosan Pengobatan Asma  PPOK, Suntikan Antibodi Benralizumab Lebih Efektif dari Steroid?

Terobosan Pengobatan Asma PPOK, Suntikan Antibodi Benralizumab Lebih Efektif dari Steroid?

Health | Sabtu, 30 November 2024 | 18:15 WIB

Wuhan Promosikan Pariwisatanya, Warganet di Twitter Malah Ngamuk Ingat Awal Mula Virus Corona

Wuhan Promosikan Pariwisatanya, Warganet di Twitter Malah Ngamuk Ingat Awal Mula Virus Corona

Lifestyle | Senin, 05 Desember 2022 | 17:00 WIB

Aksi Protes Pembatasan COVID-19 di China dan Penangkapan Jurnalis, Ribuan Massa Turun ke Jalan

Aksi Protes Pembatasan COVID-19 di China dan Penangkapan Jurnalis, Ribuan Massa Turun ke Jalan

Video | Selasa, 29 November 2022 | 12:05 WIB

Kasus Positif Covid-19 di RI Bertambah 6.699 Orang Pada Jumat Ini

Kasus Positif Covid-19 di RI Bertambah 6.699 Orang Pada Jumat Ini

News | Jum'at, 18 November 2022 | 17:45 WIB

Pasien Covid-19 Varian Alpha, Delta dan Omicron Hembuskan Virus Lebih Banyak

Pasien Covid-19 Varian Alpha, Delta dan Omicron Hembuskan Virus Lebih Banyak

Health | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 16:29 WIB

Inggris akan Luncurkan Vaksin Covid-19 Baru, Ini Efek Sampingnya!

Inggris akan Luncurkan Vaksin Covid-19 Baru, Ini Efek Sampingnya!

Health | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 08:03 WIB

CDC Tak Lagi Rekomendasikan Orang yang Terpapar Covid-19 untuk Karantina

CDC Tak Lagi Rekomendasikan Orang yang Terpapar Covid-19 untuk Karantina

Health | Rabu, 17 Agustus 2022 | 16:29 WIB

Survei Serologi Sebut 98 Persen Penduduk Indonesia Punya Antibodi Covid-19, Masihkah Perlu Pakai Masker?

Survei Serologi Sebut 98 Persen Penduduk Indonesia Punya Antibodi Covid-19, Masihkah Perlu Pakai Masker?

Health | Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:05 WIB

Studi Baru Temukan 70 Persen Pasien Covid-19 Tetap Alami Gejala selama 125 Hari

Studi Baru Temukan 70 Persen Pasien Covid-19 Tetap Alami Gejala selama 125 Hari

Health | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 14:15 WIB

Kabar Baik! Satgas Covid-19 Umumkan Herd Immunity Masyarakat Indonesia Tembus 98,5 Pesen

Kabar Baik! Satgas Covid-19 Umumkan Herd Immunity Masyarakat Indonesia Tembus 98,5 Pesen

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 20:35 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×