Peneliti LIPI: Jahe Merah hingga Sambiloto, 4 Herbal Potensial Lawan Corona

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 15 April 2021 | 15:09 WIB
Peneliti LIPI: Jahe Merah hingga Sambiloto, 4 Herbal Potensial Lawan Corona
Tanaman herbal

Suara.com - Penggunaan tanaman herbal untuk Covid-19 telah diuji dalam penelitian yang dilaksanakan oleh para peneliti Indonesia. Beberapa tanaman telah dimasukkan dalam studi ini.

"Jadi kita mengkoleksi hampir dart 25 ekstrak tanaman kemudian, dari 25 itu kami sudah punya juga beberapa yang sudah distndarisasi," ujar Dr. Masteria Yunovilsa Putra dari Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI dalam Webinar Uji Klinis dan Penanganan Covid 19 : Perkembangan Terbaru dalam Penggunaan Bahan Alam/Herbal sebagai Terapi Adjuvan Covid-19 pada Kamis (15/4/2021).

"Dari 25 tanaman ada 25 senyawa yang dalam literatur kami mungkin berfungsi sebagai lawan Sars-Cov-2 dan juga berfungsi sebagai imunomodulator, seperti itu," imbuhnya.

Dari 25 ekstrak tanaman tersebut, berikut beberapa tanaman yang sudah pernah diujikan untuk virus, antara lain:

1. Sambiloto

Tanaman sambiloto mulanya digunakan sebagai obat pilek, diare demam, dan penyakit infeksi lainnya. Sambiloto juga disebut efetif untuk melawan influenza A, hepatitis C, virus chikungunya, HIV, hepatitis B, Herpes, dan human pappilomavirus.

"Kita melakukan pengamatan konsentrasi dari ekstraksnya, kemudian kami melakukan uji terhadap virus Sars-Cov-2 terhadap sel dan kami melihat positif kontrol ini (sambiloto) dengan remdisivir hampir sama," ujar Dr. Masteria.

"Sambiloto ini memang sangat berpotensi sebagai antivirus, misalnya secara clinical study misalnya aman untuk gejala ispa, mengurangi gejala flu," imbuhnya.

2. Jahe Merah

Jahe merah dikenal sebagai tanaman antiperadangan.

baca juga

"Ini menekan inflamasi pada pro-inflamatori, secara signifikan mengurangi kejadian inflamatori pada tubuh," kata Dr. Masteria.

Pedagang menata jahe merah di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Rabu (4/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pedagang menata jahe merah di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Rabu (4/3). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

3. Meniran

Meniran dikenal bisa merawat orang dengan penyakit infeksi, meningkatkan imun tubuh, dan menekan peradangan.

"Secara in vitro, ekstrak meniran ini menstimulasi sel NK pada pasien Hepatitis B," imbuhnya.

4. Sembung

Sama halnya Jahe merah, sembung juga memiliki sifat antiperadangan dan antioksidan.

Menurut dokter Masteria, tujuan utama penelitian ini adalah untuk membuat pengobatan yang mempercepat kesembuhan pasien Covid-19 yang dikofirmasi dengan RT-PCR dengan pneumonia ringan, dan dosis intervensi selama 14 hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Tak Bisa Menular dan Bertahan di Kolam Renang, Ini Sebabnya!

Virus Corona Tak Bisa Menular dan Bertahan di Kolam Renang, Ini Sebabnya!

Health | Kamis, 15 April 2021 | 14:42 WIB

Pakar UGM: Terbukti Lawan Virus, Sambiloto Berpotensi Juga untuk Covid-19

Pakar UGM: Terbukti Lawan Virus, Sambiloto Berpotensi Juga untuk Covid-19

Health | Kamis, 15 April 2021 | 14:09 WIB

Varian Baru Corona Asal Inggris Ditemukan di Batam, Diidentifikasi Pada TKI

Varian Baru Corona Asal Inggris Ditemukan di Batam, Diidentifikasi Pada TKI

Batam | Kamis, 15 April 2021 | 13:51 WIB

Terkini

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Menguatkan Tata Kelola Keuangan Haji, BPKH Jaga Asa Jemaah Hari Ini dan Masa Depan

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:58 WIB

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

×