Virus Corona Tak Bisa Menular dan Bertahan di Kolam Renang, Ini Sebabnya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 15 April 2021 | 14:42 WIB
Virus Corona Tak Bisa Menular dan Bertahan di Kolam Renang, Ini Sebabnya!
Ilustrasi kolam renang. (Unsplash/ Joe Calata)

Suara.com - Sejak pandemi virus corona Covid-19, banyak orang mungkin ragu berenang di kolam renang umum. Tapi, kolam renang bisa menjadi lingkungan yang aman dan terlindungi dari penularan virus corona.

Ahli virologi dari Imperial College London menemukan bahwa kolam renang yang mengandung klorin membantu membunuh virus corona Covid-19 hanya dalam waktu kurang dari 30 detik.

Temuan ahli virologi ini menunjukkan bahwa risiko penularan virus corona Covid-19 melalui kolam renang sangatlah rendah.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menjelaskan tentang penggunaan klorin dan keunggulannya dalam membunuh virus corona Covid-19.

"Metode pengolahan air konvensional dan terpusat yang menggunakan penyaringan dan desinfeksi harus menonaktifkan virus corona Covid-19. Virus corona manusia lainnya telah terbukti sensitive terhadap klorinasi dan desinfeksi dengan sinar ultraviolet (UV)," jelas WHO dikutip dari Express.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Hackensack Meridian Health menjelaskan jumlah kronis yang tepat dalam air kolam bisa membantu membunuh kuman, termasuk virus. Jumlah klorin dalam air juga perlu dijaga dengan baik agar kualitas disinfektannya efektif.

"Inilah sebabnya penjaga pantai dan pengelola kolam renang perlu menguji kadar klorin dan pH sepanjang hari dan membuat penyesuaian sesuai kebutuhan," jelasnya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), mengatakan bahwa kolam renang yang dirawat dengan benar, klorin di dalam air bisa membunuh dan membantu mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

Hal ini masuk akal, karena tidak ada bukti kalau virus corona Covid-19 bisa menyebar ke manusia melalui air di dalam kolam renang.

Penelitian membuktikan bahwa 1,5 mg per liter klorin bebas dengan pH antara 7-7,2 mengurangi infektivitas virus lebih dari 1000 kali lipat dalam waktu 30 detik.

Pengujian tambahan untuk klorin bebas dan rentang pH yang berbeda memastikan bahwa klorin dalam air kolam renang lebih efektif dengan pH lebih rendah yang sejalan dengan pedoman pengoperasian kolam renang sekarang ini.

Profesor Wendy Barclay, Imperial College, telah melakukan eksperimen di laboratorium penahanan tinggi di London. Mereka mengukur kemampuan virus corona menginfeksi sel, yang menjadi langkah pertama penularannya,.

"Kami menemukan bahwa virus corona Covid-19 itu tidak bisa bertahan hidup di air kolam renang dan tidak lagi menular," kata Profesor Wendy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Samping Vaksin Moderna, Ini 6 Kondisi yang Harus Diwaspadai

Efek Samping Vaksin Moderna, Ini 6 Kondisi yang Harus Diwaspadai

Health | Rabu, 14 April 2021 | 19:28 WIB

Heboh Susui 2 Anak Sekaligus, Intip 5 Foto Baby Margaretha di Pinggir Kolam

Heboh Susui 2 Anak Sekaligus, Intip 5 Foto Baby Margaretha di Pinggir Kolam

Entertainment | Rabu, 14 April 2021 | 19:10 WIB

Istri Rizki DA Melahirkan saat Positif Covid-19, Bagaimana Persalinannya?

Istri Rizki DA Melahirkan saat Positif Covid-19, Bagaimana Persalinannya?

Health | Rabu, 14 April 2021 | 15:10 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB