Ngeri Banget, Ini Risiko Keseringan Makan Daging Merah

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 19 April 2021 | 13:43 WIB
Ngeri Banget, Ini Risiko Keseringan Makan Daging Merah
Daging merah, daging mentah. (Shutterstock)

Suara.com - Daging merah biasa ditemukan pada makanan steak dan juga rendang. Meski memiliki protein yang baik, mengkonsumsi daging merah punya risiko penyakit. 

Salah satunya jantung, yang diungkap oleh studi yang dipresentasikan ESC Preventive Cardiology 2021.

Berdasarkan studi observasi yang dilakukan hampir 20.000 orang, jika mengkonsumsi banyak daging merah dikaitkan dengan fungsi jantung yang buruk.

“Penelitian sebelumnya telah menunjukkan adanya hubungan konsumsi daging merah dengan risiko serangan jantung yang mengakibatkan kematian,” ungkap Dr. Zahra Raisi Estabragh dari Queen Mary University of London, Inggris.

Ia melanjutkan, “Untuk pertama kalinya, kami memeriksa antara konsumsi daging dengan ukuran pencitraan kesehatan jantung. Ini dapat membantu kami untuk memahami mekanismenya, yang berhubungan dengan penyakit kardiovaskular sebelumnya,” paparnya.

Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Para peneliti memeriksa hubungan asupan daging merah dengan fungsi anatomi jantung, yang melibatkan 19.408 peserta dari UK.

Peneliti mengukur tiga jenis jantung yang dianalisis, yakni resonansi magnetik kardiovaskular, bentuk dan tekstur jantung, dan elastisitas pembuluh darah. Analisis tersebut disesuaikan dengan faktor lain, seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, kecanduan merokok dan alkohol, olahraga, tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, dan indeks massa tubuh sebagai ukuran penyakit obesitas.

Peneliti menemukan, mengkonsumsi daging merah olahan dikaitkan dengan risiko jantung. Karena itu, orang yang mengkonsumsi daging memiliki arteri yang lebih kaku, fungsi jantung, dan ventrikel jantung yang menjadi penanda penyakit kardiovaskular.

Senada dengan itu, peneliti juga menguji lewat pengukuran citra jantung dengan mengkonsumsi ikan berminyak, yang dikatakan bermanfaat bagi kesehatan jantung. Temuannya menemukan, saat mengkonsumsi ikan berminyak meningkat, dapat meningkatkan jantung dan arteri yang lebih lentur.

baca juga

“Temuan ini mendukung pengamatan sebelumnya, yang menghubungkan konsumsi daging merah olahan dengan penyakit jantung. Juga memberi wawasan terkait jantung, struktur, dan fungsi pembuluh darah,” ungkap Dr. Raisi-Estabragh.

Ia melanjutkan, faktor temuannya tersebut bisa menjadi alasan terkait konsumsi daging yang berisiko penyakit jantung. “Ada kemungkinan jika mengkonsumsi daging merah lebih banyak dapat meningkatkan kolesterol darah, yang kemudian menyebabkan penyakit jantung,” katanya.

Meski mengkonsumsi daging merah juga dapat mengubah mikrobioma usus dan meningkatkan metabolit darah, studi ini dapat menjadi alasan untuk membatasi asupan daging merah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasokan Daging Sapi Asal Australia Dipastikan Stabil

Pasokan Daging Sapi Asal Australia Dipastikan Stabil

Bisnis | Senin, 19 April 2021 | 12:03 WIB

Akibat Minuman Berenergi, Pria 21 Tahun Ini Alami Gagal Jantung

Akibat Minuman Berenergi, Pria 21 Tahun Ini Alami Gagal Jantung

Health | Senin, 19 April 2021 | 03:05 WIB

Waspada Peradangan Gusi, Efek Sampingnya Bisa Sampai ke Jantung

Waspada Peradangan Gusi, Efek Sampingnya Bisa Sampai ke Jantung

Health | Minggu, 18 April 2021 | 15:56 WIB

Terkini

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:45 WIB

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang

Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:25 WIB

Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026

Sport | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:24 WIB

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition

Jogja | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:22 WIB

Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026

Langgar Tradisi FIFA, Donald Trump Tetap akan Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:10 WIB

Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas

Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:01 WIB

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:42 WIB

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:35 WIB

Universitas Brawijaya Gandeng CNGR dan Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri

Universitas Brawijaya Gandeng CNGR dan Kementerian ESDM, Perkuat Hilirisasi Industri

Malang | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:35 WIB

×