alexametrics

Benarkah Pelihara Kucing Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Otak? Ini Faktanya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Benarkah Pelihara Kucing Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Otak? Ini Faktanya!
Ilustrasi kucing (pexels/cottonbro)

Beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan parasit dari kucing dengan risiko kanker otak.

Suara.com - Parasit dari anjing yang disebut toxocara canis dipercaya bisa menyebabkan berbagai jenis penyakit. Parasit ini bisa ditularkan ke manusia melalui kontaminasi dari kotoran anjing.

Kini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat telah mengeluarkan data terbaru bahwa sekitar 40 juta orang di AS memiliki parasit yang disebut toxoplasma gondii di otak mereka.

Dr Robitzski, ilmuwan yang melakukan penelitian ini mengatakan parasit ini bisa menyebar ke manusia melalui kucing peliharaannya.

Menurut American Cancer Society dilansir dari Mirror UK, semua orang perlu memperhatikan hal ini, karena toksoplasmosis sebagai penyakit yang disebabkan oleh parasit toksoplasma memiliki hubungan dengan peningkatan risiko glioma kanker otak.

Baca Juga: Data Terbaru, Virus Corona Covid-19 Jadi Penyebab Kematian Urutan Ke-3

Penelitian itu mempertimbangkan dua kelompok orang dari studi American Cancer Society dan Janus Serum Bank dari Kantor endaftaran Kanker Norwegia untuk membandingkan prevalensi antibodi glioma dan T gondii dalam sampel darah pasien.

Ilustrasi kanker otak (Pixabay/VSRao)
Ilustrasi kanker otak (Pixabay/VSRao)

Hasil analisis menunjukkan hubungan jelas antara keduanya, tetapi itu hanya sebuah tautan, belum berupa bukti yang bisa dipercaya sepenuhnya.

Studi tersebut tidak membuktikan sebab dan akibat antara parasit dan perkembangan kanker otak. Jadi, pemilik kucing tak perlu cemas mengenai temuan ini, karena penelitian ini belum tentu menunjukkan bahwa pelihara kucing bisa meningkatkan risiko kanker.

Tapi, ada kemungkinan toksoplasmosis dan kanker otak saling berkaitan atau kondisi yang disebabkan oleh salah satu di antaranya membuat orang lebih rentan menderita masalah kesehatan lain.

Karena pembahasan ini mengenai parasit dan kanker otak, data lainnya juga menunjukkan bahwa sejumlah kecil pasien toksoplasmosis memiliki risiko glioma yang lebih rendah atau tidak memiliki kaitan sama sekali.

Baca Juga: Atta Halilintar Positif Virus Corona Covid-19 Kedua Kalinya, Kok Bisa?

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah orang dengan toksoplasmosis mungkin lebih berisiko terpapar hal-hal lainnya yang bisa memicu kanker.

Kesimpulannya, temuan ini membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan pelihara kucing meningkatkan risiko kanker otak atau tidak.

Komentar