Cemas hingga Ruam, Kenali Tanda Emosional dan Fisik Stres Jangka Pendek

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Minggu, 25 April 2021 | 08:27 WIB
Cemas hingga Ruam, Kenali Tanda Emosional dan Fisik Stres Jangka Pendek
Ilustrasi stres (pexels/@olly)

Suara.com - Hampir setiap orang pernah atau sedang mengalami stres. Kondisi pikiran yang kewalahan ini dapat membuat kita sulit untuk berpikir, bekerja, bahkan, bernapas.

Terlepas dari gejala umum tersebut, tanda stres dapat bervariasi pada masing-masing orang.

Misalnya saja stres jangka pendek. Ketika sesuatu melanda dan menyebabkan Anda stres, sistem saraf simpatik akan bereaksi, memicu serangkaian respon fisiologis yang dapat berubah dari waktu ke waktu.

Saat Anda merasa stres, kelenjar adrenal melepaskan hormon stres, termasuk adrenalin dan kortisol. Ini memicu serangkaian gejala emosional dan fisik yang dirancang untuk membantu Anda mengamankan diri.

Respons melawan-atau-lari ini, pada akhirnya memiliki satu efek utama yakni bikin Anda tetap aman dengan mambuat Anda merasa bersemangat, meningkatkan fokus, dan waspada.

Dalam prosesnya, hormon stres tersebut dapat memengaruhi setiap organ tubuh, mulai dari otak hingga otot hingga ujung saraf di perut.

Gejala emosional dan fisik paling umum dari stres jangka pendek

Ilustrasi stres kerja (pexels/@shvetsa)
Ilustrasi stres (pexels/@shvetsa)

Berdasarkan Everyday Health, stres membuat Anda merasa lebih emosional dari biasanya, atau lebih rewel. Berikut beberapa tanda yang harus diperhatikan:

  • Kecemasan atau kegugupan. Dalam survei Stress in America 2017 American Psychological Association (APA), 36 persen orang melaporkan stres membuat mereka merasa lebih gugup atau cemas.
  • Marah atau mudah tersinggung. Dalam survei APA, 35 persen orang melaporkan ini.
  • Kesulitan berkonsentrasi atau kelupaan
  • Depresi, mood rendah, atau menangis
  • Kelelahan dan kewalahan
  • Perubahan mood
  • Kesulitan tidur
  • Perubahan dalam kebiasaan makan atau nafsu makan (makan lebih banyak atau lebih sedikit)
  • Peningkatan penggunaan alkohol atau narkoba.

Semua hormon stres itu juga berpengaruh pada tubuh. Berikut adalah beberapa gejala fisik stres yang paling umum:

  • Ketegangan otot (bahu kaku, punggung, atau rahang)
  • Sakit kepala
  • Gejala gastrointestinal, seperti refluks asam, sakit perut, sembelit, atau diare
  • Meningkatnya tekanan darah dan detak jantung
  • Berkeringat
  • Mulut kering
  • Jantung berdebar-debar atau aritmia
  • Kekebalan menurun, Anda mungkin lebih rentan terhadap infeksi
  • Ruam kulit.

Tetapi apa pun respons stres alami Anda, mengenali tanda-tandanya dapat membantu Anda mengelolanya dengan lebih baik dan mungkin mencegah masalah yang lebih serius.

"Apa yang mungkin Anda anggap sebagai stres bisa berubah menjadi penyakit yang sebenarnya atau sebaliknya," kata Jennifer Haythe, MD, ahli jantung dan direktur dari Pusat Kesehatan Kardiovaskular Wanita di New York-Presbyterian / Columbia University Irving Medical Center, New York.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Hidupmu Lebih Berkualitas? Ikuti 5 Tips Ampuh Usir Stres Ini!

Ingin Hidupmu Lebih Berkualitas? Ikuti 5 Tips Ampuh Usir Stres Ini!

Your Say | Sabtu, 24 April 2021 | 12:41 WIB

Duh, Tingkat Stres Air 36 Negara Sangat Tinggi

Duh, Tingkat Stres Air 36 Negara Sangat Tinggi

Lifestyle | Kamis, 22 April 2021 | 18:51 WIB

Ibu Hamil Tua Stres, Perawat Pasang Kateter ke Pasien Pria Diajak Nikah

Ibu Hamil Tua Stres, Perawat Pasang Kateter ke Pasien Pria Diajak Nikah

Hits | Rabu, 21 April 2021 | 21:32 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB