Pasien Covid-19 Anak Rawat Inap Lebih Mungkin Kena Gejala Jangka Panjang

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 29 April 2021 | 14:05 WIB
Pasien Covid-19 Anak Rawat Inap Lebih Mungkin Kena Gejala Jangka Panjang
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Anak-anak dengan Covid-19 yang memerlukan perawatan rumah sakit disebut berisiko mengalami gejala jangka panjang. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang disusun oleh National Institute for Health Research (NIHR).

Melansir dari Independent, untuk penelitian ini para peneliti mengatur wawancara tindak lanjut dengan orangtua dari 518 anak yang dirawat dengan dugaan atau dikonfirmasi Covid-19. Mereka menemukan bahwa seperempat dari anak-anak tersebut mengalami gejala persisten beberapa bulan setelah kembali ke rumah. Selain itu, hampir satu dari 10 anak mengalami mengalami masalah multisistem.

Pada saat wawancara tindak lanjut, mulai dari sekitar tujuh hingga sembilan bulan setelah keluar dari rumah sakit, 24,3 persen anak memiliki gejala yang menetap. Beberapa gejala jangka panjang yang menetap di antaranya adalah kelelahan (10,7 persen), gangguan tidur (6,9 persen) dan masalah sensorik (5,6 persen).

Orang tua dari beberapa peserta juga melaporkan perubahan emosi dan perilaku pada anak-anak mereka setelah terinfeksi Covid-19.

Menurut tim ilmuwan yang berasal dari peneliti Inggris, Irlandia, Italia, Jerman, Rusia, dan Amerika Serikat menyatakan bahwa anak-anak di atas usia enam tahun tampaknya berisiko lebih besar mengalami gejala jangka panjang. Namun, penelitian ini belum ditinjau oleh sejawat.

Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)

Studi juga menemukan bahwa gejala jangka panjang ini sebagian besar menurun dari waktu ke waktu.

Setidaknya 15,8 persen pasien melaporkan kelelahan pada saat pertama kali keluar dari rumah sakit. Kondisi ini kemudian turun menjadi 11,1 persen pada enam hingga tujuh bulan kemudian. Sementara kehilangan indera pembau berubah turun dari 8,7 persen menjadi 5,4 persen, dan perubahan indra perasa dari 5,6 persen menjadi 3,8 persen.

"Meskipun banyak anak mengalami gejala, seperti kelelahan, gangguan bau dan rasa, masalah tidur dan pernapasan, rambut rontok dan sakit kepala saat keluar dari rumah sakit, kami menyaksikan penurunan yang stabil dalam prevalensi gejala dari waktu ke waktu," catat para peneliti.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Kematian Meningkat Di India, Delhi Bangun Krematorium Darurat

Angka Kematian Meningkat Di India, Delhi Bangun Krematorium Darurat

Health | Kamis, 29 April 2021 | 13:38 WIB

Viral WNA Ngaku Lolos Karantina dan Pakai Hasil Tes Covid-19 Orang Lain

Viral WNA Ngaku Lolos Karantina dan Pakai Hasil Tes Covid-19 Orang Lain

Hits | Kamis, 29 April 2021 | 13:25 WIB

Gelombang Covid-19 Terus Hantam India, Jumlah Kematian Mencapai 200.000

Gelombang Covid-19 Terus Hantam India, Jumlah Kematian Mencapai 200.000

News | Kamis, 29 April 2021 | 13:31 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB