Update Covid-19 Global: Angka Kematian Brasil Capai 400 Ribu

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 30 April 2021 | 08:34 WIB
Update Covid-19 Global: Angka Kematian Brasil Capai 400 Ribu
Presiden Brasil Jair Bolsonaro menutupi wajahnya dengan masker selama konferensi pers mengenai pandemi virus COVID-19, pandemi di Istana Planalto, Brasil. File foto ini diambil pada 23 Juni 2020. [Sergio LIMA / AFP]

Suara.com - Angka kematian akibat Covid-19 masih terus bertambah. Beberapa negara bahkan mengalami peningkatan kasus infeksi dan kasus kematian.

Data pada worldometers.info tercatat total kematian di seluruh dunia telah mencapai lebih dari 3,17 juta jiwa, atau bertambah sebanyak 92.369 orang meninggal dunia dalam tujuh hari terakhir. 

Brasil termasuk penyumbang angka kematian terbanyak kedua di dunia setelah di India.

Selama sepekan terakhir, Brasil melaporkan kematian sebanyak 16.656 jiwa akibat infeksi Covid-19. Pagi ini, negara itu tercatat melampaui angka 400 ribu orang telah meninggal terkait kasus virus corona.

Kementerian kesehatan negara Brasil melaporkan lebih dari 3.000 kematian baru karena Covid-19 pada hari Kamis (29/4), meningkatkan jumlah kematian yang tercatat selama pandemi menjadi setidaknya 401.186 jiwa.

Jumlah kematian di Brasil meningkat pesat setelah kegiatan liburan Natal dan Tahun Baru, ketika penduduk setempat sering bepergian selama liburan sekolah dan musim panas. Tahun 2021 disebut menjadi periode paling parah selama wabah virus corona masuk ke Brasil sejak Maret 2020.

"Dengan kesedihan di sekeliling, Brasil hari ini mencatat 400.000 korban Covid-19. Jumlah tersebut mencerminkan rasa sakit keluarga yang kehilangan orang tua, kakek-nenek, anak-anak dan saudara kandung dengan cara yang cepat, kasar, dan sering kali kesepian."

"Ini juga mencerminkan salah urus dan kurangnya koordinasi terpusat di tingkat federal," kata presiden Dewan Sekretaris Kesehatan Nasional Carlos Lula dalam sebuah pernyataan, dikutip dari CNN.

Data dari epidemiologi, selama Januari dibandingkan dengan minggu kedua bulan April menunjukkan bahwa kematian di antara pasien Covid-19 dalam kelompok usia 20-29 tahun meningkat hingga 1.081 persen.

Kematian akibat Covid-19 dan kasus baru meningkat di semua kelompok usia dewasa selama periode yang sama dengan jumlah kematian harian Brasil naik dari sekitar 1.000 per hari pada awal tahun menjadi rata-rata lebih dari 2.500 per hari selama seminggu terakhir.

Selain Brasil, India juga menyumbang angka kematian terparah selama sepekan terakhir. Lonjakannya bahkan hampir dua kali lipat dibandingkan dua pekan sebelumnya.

Dikutip dari data worldometers, akumulasi kematian akibat Covid-19 di India dalam sepekan terakhir tercatat 20.140 jiwa.

Naik dari pekan sebelumnya yang sebanyak 11.520 jiwa. India masih jadi negara keempat dengan jumlah kematian akibat Covid-19 terbanyak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Health: Jumlah Perokok Anak Naik, Turun BB Ikut Turunkan Lemak Perut

Hits Health: Jumlah Perokok Anak Naik, Turun BB Ikut Turunkan Lemak Perut

Health | Jum'at, 30 April 2021 | 08:14 WIB

Di Jombang, Giring Ingatkan Larangan Mudik: Kita Harus Belajar dari India

Di Jombang, Giring Ingatkan Larangan Mudik: Kita Harus Belajar dari India

News | Jum'at, 30 April 2021 | 07:41 WIB

Gencarkan Vaksinasi, Dinkes Bantul Sebut Baru 5 persen Warga yang Divaksin

Gencarkan Vaksinasi, Dinkes Bantul Sebut Baru 5 persen Warga yang Divaksin

Jogja | Jum'at, 30 April 2021 | 08:25 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB