Layanan Imunisasi Anak Terganggu Pandemi, Apa yang Harus Orangtua Lakukan?

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Jum'at, 30 April 2021 | 13:13 WIB
Layanan Imunisasi Anak Terganggu Pandemi, Apa yang Harus Orangtua Lakukan?
Ilustrasi anak imunisasi. (Unsplash)

Suara.com - Pandemi Covid-19 memengaruhi berbagai aspek, termasuk layanan imunisasi. Hal ini dikatakan oleh Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Prof. Dr. Cissy B. Kartasasmita, M.Sc, Ph.D, Sp.A(K), bahwa pandemi Covid-19 menyebabkan disrupsi layanan imunisasi, sehingga anak banyak yang tidak mendapatkan imunisasi dan menyebabkan mereka rentan terkena PD3I atau penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

“Kita tahu semua fokus ke Covid-19, imunisasinya jadi terganggu,” ungkapnya dalam webinar Kejar Imunisasi, Selamatkan Generasi yang bertepatan dengan Pekan Imunisasi Dunia, Kamis (29/4/2021).

Ia juga menambahkan bahwa vaksinasi rutin dapat mencegah penyakit, sehingga dapat mengurangi kunjungan medis dan perawatan medis yang tidak perlu. Dan kalaupun sakit, biasanya sakitnya pun ringan.

Ketua Satgas Imunisasi IDAI ini juga mengatakan awal mula pelayanan imunisasi mengalami disrupsi, ketika di masa awal pandemi, di mana semua orang harus mengisolasi diri di rumah saja.

“Waktu itu awal pandemi semua harus di rumah. Kalau misal tidak perlu, tidak usah keluar. Tapi kalau perlu, apalagi vaksinasi anak, itu boleh dan harus bahkan,” ungkapnya.

Prof. Cissy pun memaparkan penurunan cakupan imunisasi yang terjadi akibat pandemi. DPT-HBHib 4, misalnya, tahun 2020 cakupannya sebesar 42,8%, sedangkan cakupan Rubella/MR-2 sebesar 40,9%.
Angka ini mengalami penurunan sebesar 24% dibandingkan tahun sebelumnya.

Penurunan cakupan signifkan terjadi pada Mei 2020, di mana pelayanan imunisasi mengalami disrupsi karena anjuran pemerintah untuk stay at home sebagai salah satu upaya untuk mencegah transmisi penyakit Covid-19.

Ia juga menekankan pentingnya vaksinasi rutin tetap terus dijalankan, karena bila imunisasi tidak dilaksanakan, dapat menimbulkan masalah baru. seperti KLB Campak, Difteri, dan Polio.

Lalu, bagaimana jika ketinggalan imuniasi? Anda bisa segera melakukan imunisasi kejar berdasarkan catatan riwayat imunisasi anak, tujuannya untuk memberikan proteksi maksimal kepada anak.

Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melakukan imunisasi ganda, yaitu pemberian lebih dari satu jenis imunisasi (imunisasi ganda) dalam satu kali kunjungan. Imunisasi ganda atau yang biasa dikenal dengan stimultaneous vaccination diberikan untuk mempercepat perlindungan kepada anak, meningkatkan efisiensi pelayanan, dan orangtua tidak perlu datang ke fasilitas kesehatan berulang kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahun Kedua Pandemi Covid-19, IDAI Ungkap Dampaknya ke Cakupan Imunisasi

Tahun Kedua Pandemi Covid-19, IDAI Ungkap Dampaknya ke Cakupan Imunisasi

Health | Kamis, 29 April 2021 | 18:20 WIB

Anak Baim Wong Demam Usai Imunisasi, Ini 5 Tanda Anak Butuh Perawatan Medis

Anak Baim Wong Demam Usai Imunisasi, Ini 5 Tanda Anak Butuh Perawatan Medis

Health | Rabu, 28 April 2021 | 17:21 WIB

Paula Verhoeven Bingung Kiano Demam Usai Imunisasi, Ini Cara Mengatasinya!

Paula Verhoeven Bingung Kiano Demam Usai Imunisasi, Ini Cara Mengatasinya!

Health | Rabu, 28 April 2021 | 17:17 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB