Array

Pakar: Aktivitas Fisik Tingkatkan Kekebalan dan Kemanjuran Vaksin Covid-19

Jum'at, 30 April 2021 | 16:04 WIB
Pakar: Aktivitas Fisik Tingkatkan Kekebalan dan Kemanjuran Vaksin Covid-19
Situasi pandemi tidak menyurutkan kebutuhan berolahraga.

Suara.com - Tinjauan sistematis menunjukkan bahwa aktivitas fisik bisa memberikan keuntungan selama pandemi. Hal ini dinyatakan oleh Sebastien Chastin, profesor dinamika perilaku sehat di Universitas Glasgow Caledonian.

Melansir dari Independent, aktivitas fisik secara teratur memperkuat sistem kekebalan manusia, mengurangi risiko jatuh sakit dan kematian akibat penyakit menular lebih dari sepertiga. Aktivitas fisik juga secara signifikan meningkatkan efektivitas vaksinasi.

"Dalam penelitian kami, kami secara sistematis mengumpulkan dan meninjau semua bukti yang tersedia terkait dengan efek aktivitas fisik pada risiko jatuh sakit dan kematian akibat penyakit menular seperti pneumonia, penyebab kematian yang sering terjadi akibat Covid-19 pada fungsi kekebalan tubuh," catat Chastin di Independent.

"Kami juga menemukan bukti yang dapat dipercaya bahwa aktivitas fisik secara teratur memperkuat sistem kekebalan manusia," imbuhnya.

Pada 35 uji coba terkontrol acak independen, aktivitas fisik teratur menghasilkan peningkatan kadar antibodi imunoglobulin IgA. Antibodi ini melapisi selaput lendir paru-paru dan bagian lain dari tubuh di mana virus dan bakteri dapat masuk.

Aktivitas fisik yang teratur juga meningkatkan jumlah sel CD4 + T yang bertanggung jawab untuk meningatkan sistem kekebalan akan serangan dan mengatur tanggapannya.

"Dalam uji coba terkontrol secara acak yang kami pelajari, vaksin tampak lebih efektif jika diberikan setelah program aktivitas fisik. Seseorang yang aktif 50 persen lebih mungkin memiliki jumlah antibodi yang lebih tinggi setelah vaksin dibandingkan seseorang yang tidak aktif," tulis Chastin.

Ilustrasi Olahraga di Rumah. (freepik)
Ilustrasi Olahraga di Rumah. (freepik)

Menurut Chastin, ada tiga mekanisme yang menjadikan aktivitas fisik sebagai obat yang efektif melawan penyakit menular. Pertama, aktivitas fisik melindungi dari faktor risiko infeksi parah dan fatal.

Orang yang aktif secara fisik cenderung tidak mengalami obesitas, diabetes, gangguan pernapasan, dan penyakit kardiovaskular. Studi epidemiologi menunjukkan bahwa Covid-19 dan penyakit infeksi saluran pernapasan lainnya lebih parah pada orang yang memiliki kondisi ini.

Baca Juga: Rambut Rontok Pasca Terinfeksi Covid-19? Begini Cara Mengatasinya

Kedua, aktivitas fisik juga mengurangi stres dan peradangan kronis yang pada gilirannya mengurangi kemungkinan infeksi yang merugikan dan fatal.
Terakhir, sistem kekebalan lebih kuat jika Anda aktif secara fisik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI