Kasus Covid-19 Meningkat di Gunung Everest, Semuanya Berasal dari Pendaki

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Rabu, 05 Mei 2021 | 17:57 WIB
Kasus Covid-19 Meningkat di Gunung Everest, Semuanya Berasal dari Pendaki
Ilustrasi para pendaki menuju puncak Gunung Everest. (AFP)

Suara.com - Pendaki gunung dan pihak berwenang di base camp Everest, Nepal, mengatakan ada peningkatan jumlah pendaki dengan gejala Covid-19 dan meningkatnya jumlah tes positif. Hal itu meningkatkan kekhawatiran akan wabah serius.

Staf rumah sakit swasta di Kathmandu, klinis CIWEC, telah mengonfirmasi adanya 17 kasus infeksi virus corona. Semua kasus tersebut merupakan kiriman dari base camp Everest, lapor BBC pada Rabu (5/5/2021).

Asosiasi Penyelamat Himalaya, yang menjalankan klinik medis resmi pemerintah di base camp mengatakan bahwa pihaknya telah menerima konfirmasi kasus positif.

"Kami baru saja menerima konfirmasi dari Kathmandu tentang 17 kasus positif (pada para pendaki yang diterbangkan dari Everest)," kata Lhakpa Nuru Sherpa, pejabat Asosiasi Penyelamat Himalaya.

Sherpa telah meminta tim ekspedisi untuk memberi tahu mereka terlebih dahulu sebelum menerbangkan anggotanya yang terinfeksi Covid-19, sehingga mereka tahu situasinya.

Area pegunungan Everest di Himalaya. [Shutterstock]
Area pegunungan Everest di Himalaya. [Shutterstock]

Meski begitu, pemerintah Nepal sejauh ini membantah bahwa mereka mengetahui kasus-kasus positif tersebut.

Hal itu meningkatkan kekhawatiran para pejabat akan meremehkan situasi hanya karena mereka takut kasus positif akan membawa lebih banyak tekanan untuk menutup pendakian.

Sebab, selama ini pendaki asing merupakan sumber pendapatan utama pemerintah Nepal.

Pihak berwenang mengimbau agar pendaki mengunjungi tempat karantina di Nepal sebelum melanjutkan perjalanan ke base camp.

baca juga

Jumlah kasus virus corona telah meningkat tajam di Nepal dalam beberapa minggu terakhir, dan negara itu memiliki tingkat infeksi tertinggi di antara negara-negara tetangga India.

Wakil sekretaris di Kementerian Kebudayaan, Pariwisata, dan Penerbangan Sipil Nepal, Prem Subedi, mengatakan bahwa kementerian tersebut tidak mengetahui adanya kasus virus corona di base camp.

"Sejauh ini tidak ada kasus Covid-19 di base camp Everest yang dilaporkan ke Kementerian Pariwisata," pungkas Prem Subedi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telah Menyebar ke Gunung Everest, Seorang Pendaki Positif Covid-19

Telah Menyebar ke Gunung Everest, Seorang Pendaki Positif Covid-19

Health | Selasa, 27 April 2021 | 12:45 WIB

Pria Norwegia Ini Jadi yang Pertama Positif Covid-19 di Gunung Everest

Pria Norwegia Ini Jadi yang Pertama Positif Covid-19 di Gunung Everest

News | Senin, 26 April 2021 | 12:41 WIB

Gunung Everest Mulai Terkontaminasi Virus Corona

Gunung Everest Mulai Terkontaminasi Virus Corona

News | Jum'at, 23 April 2021 | 16:45 WIB

Terkini

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:48 WIB

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:35 WIB

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:00 WIB

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

×