Gunung Everest Mulai Terkontaminasi Virus Corona

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Jum'at, 23 April 2021 | 16:45 WIB
Gunung Everest Mulai Terkontaminasi Virus Corona
Ilustrasi gunung Everest. (Shutterstock)

Suara.com - Satu kasus virus corona telah dilaporkan di base camp di sisi selatan Gunung Everest di Nepal. Menyadur DW Jumat (23/04), seorang pendaki positif COVID-19 diterbangkan ke rumah sakit di Kathmandu.

Hal ini dimuat dalam majalah Outside, di mana hal ini memaksa timnya di base camp untuk menjalani karantina.

Pendaki yang terinfeksi adalah seorang Norwegia, yang mengatakan dia yakin dia mungkin tertular virus saat melakukan perjalanan ke base camp.

Laporan lain menunjukkan sebanyak tiga pendaki mungkin telah terinfeksi.Kementerian Pariwisata Nepal menyebut laporan tersebut sebagai "rumor" yang sedang diselidiki.

Dengan nada optimis, kementerian mengatakan telah mengeluarkan 377 izin pendakian Gunung Everest per 21 April.

Ilustrasi para pendaki menuju puncak Gunung Everest. (AFP)
Ilustrasi para pendaki menuju puncak Gunung Everest. (AFP)

Ini hanya empat izin lebih sedikit daripada yang dikeluarkan pada 2019, ketika foto pendaki yang mengantri di punggungan puncak menjadi berita utama di seluruh dunia.

Sejak merebaknya pandemi virus corona, sekitar 285.000 infeksi telah terdaftar di Nepal, negara dengan populasi sekitar 30 juta. Lebih dari 3.000 orang di Nepal telah meninggal karena COVID-19.

Namun, jumlah kasus yang tidak dilaporkan kemungkinan akan jauh lebih tinggi karena kapasitas pengujian yang rendah di negara bagian Himalaya.

Pada pertengahan Maret, pemerintah di Kathmandu melonggarkan pembatasan masuk. Sejak itu, wisatawan hanya diminta menunjukkan sertifikat vaksinasi atau tes PCR negatif.

baca juga

Jika tes lain yang dilakukan di bandara di ibu kota Nepal juga negatif, pengunjung dapat masuk dan bergerak dengan bebas di negara tersebut.

Mengenakan masker wajib dilakukan di base camp Gunung Everest, dan para pendaki juga diperingatkan untuk selalu menjaga jarak fisik dari semua orang lain setiap saat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dukung Tutup Akses Masuk WN India, DPR: Jika bukan Hari Ini akan Terlambat

Dukung Tutup Akses Masuk WN India, DPR: Jika bukan Hari Ini akan Terlambat

News | Jum'at, 23 April 2021 | 16:21 WIB

Kasus Covid-19 Tembus 2.000 dalam Sehari, Thailand Pecahkan Rekor

Kasus Covid-19 Tembus 2.000 dalam Sehari, Thailand Pecahkan Rekor

Health | Jum'at, 23 April 2021 | 16:14 WIB

Varian Baru Virus Corona, DPR Minta Dirjen Imigrasi Perketat Perbatasan

Varian Baru Virus Corona, DPR Minta Dirjen Imigrasi Perketat Perbatasan

DPR | Jum'at, 23 April 2021 | 15:31 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×