alexametrics

Kenapa Bau Badan Orang Berubah Seiring Bertambahnya Usia?

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni
Kenapa Bau Badan Orang Berubah Seiring Bertambahnya Usia?
lansia. (Shutterstock)

Usia yang terus bertambah akan mempengaruhi banyak hal dalam tubuh, salah satunya bau badan.

Suara.com - Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami banyak perubahan, salah satunya bau badan. Satu eksperimen menunjukkan bahwa kita bisa mengidentifikasi usia seseorang hanya dari aroma tubuhnya.

Perubahan bau badan seiring bertambahnya usia ini berhubungan dengan kondisi kesehatan seseorang, obat yang dikonsumsi, pola makan dan perubahan hormonal.

Semua faktor itu bisa mengubah aroma tubuh atau bau badan kita dengan membuat lebih banyak keringat. Karena, kita mengalami perubahan kimiawi kulit dan pola makan.

Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa kondisi yang menyebabkan setiap orang memiliki aroma tubuh berbeda seiring bertambahnya usia.

lansia  (Shutterstock)
lansia (Shutterstock)

1. Menderita beberapa penyakit

Baca Juga: Benarkah Varian Virus Corona India Kebal Vaksin Covid-19? Simak Kata Ahli!

Seiring bertambahnya usia, kita cenderung memiliki banyak masalah kesehatan. Misalnya diabetes, yang bisa mengubah indra penciuman. Orang yang menderita diabetes biasanya memiliki aroma manis seperti buah atau sirup, karena tubuh menghasilkan keton dalam jumlah besar.

Sedangkan, penyakit lain yang bisa mengubah aroma tubuh atau bau badan setiap orang seiring bertambahnya usia, seperti hipertiroidisme dan penyakit hati.

2. Kulit menua

Kulit akan membuat lebih banyak asam lemak seiring bertambahnya usia. Hal inilah yang membuat orang menyebut aroma tubuh lansia sebagai bau orang tua.

Ketika asam lemak ini terpapar udara, tubuh bisa meningkatkan zat kimia yang dikenal karena baunya yang asam, gas dan berminyak. Jadi, bau orang tua itu nyata, karena bau kulit mereka sudah berubah.

Baca Juga: Ahli Khawatir Varian Baru Virus Corona India Jadi Dominan di Inggris

3. Pola makan berubah

Makanan seperti ikan, rempah-rempah dan daging merah bisa mempengaruhi aroma tubuh. Setelah makanan ini dipecah di dalam tubuh, tubuh akan melepaskan bahan kimia melalui keringat yang terkadang baunya sangat kuat.

Jumlah air dalam makanan sehari-hari adalah salah satu faktor yang mempengaruhi bau badan seseorang. Bila seseorang mengalami dehidrasi parah, maka semakin buruk pula bau napasnya. Mulut kering adalah tempat yang tepat untuk bertahan hidupnya bakteri.

4. Perubahan hormon

Setiap orang pasti akan mengalami perubahan hormon seiring bertambahnya usia, terutama ketika manusia mengalami menstruasi dan menopause.

Perubahan hormonal inilah, termasuk pubertas dan stres tinggi bisa mempengaruhi bau badan atau aroma tubuh seseorang seiring bertambahnya usia.

5. Kebersihan gigi

Air liur adalah pertahanan alami tubuh dari bau mulut seiring bertambahnya usia, karena air liur yang diproduksi makin sedikit. Bila Anda menggunakan gigi palsu, itu sama halnya kita memberikan peluang besar untuk masukkan bakteri jahat k dalam tubuh.

Komentar