Kebiasaan Makan Kentang Justru Tingkatkan Kolesterol Tinggi, Kok Bisa?

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 11 Mei 2021 | 19:23 WIB
Kebiasaan Makan Kentang Justru Tingkatkan Kolesterol Tinggi, Kok Bisa?
Ilustrasi kentang. (shutterstock)

Suara.com - Kolesterol memang sudah ada di tubuh secara alami untuk membantu pencernaan dan produksi hormon serta vitamin D. Tapi, kadar kolesterol jahat (LDL) yang terlalu tinggi bisa membuat kita berisiko terkena penyakit jantung.

Karena, kolesterol LDL ini berkontribusi pada penyumbatan arteri yang membatasi aliran darah ke dan dari jantung atau otak. Kondisi ini bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke.

Tapi, Anda perlu mengetahui bahwa makanan tertentu bisa menyebabkan kolesterol tinggi. Sayangnya, banyak orang kurang paham bahwa makanan yang dinilai menyehatkan sekalipun bisa meningkatkan kadar kolesterol, seperti kentang.

Makan kentang tumbuk dalam porsi besar bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh ke level tertinggi yang berbahaya. Kentang tumbuk sendiri sebenarnya sudah tidak sehat.

Sedangkan, kentang tumbuk yang ditambah mentega, krim atau susu lebih meningkatkan kalori dan risiko kolesterol tinggi. Semua bahan itu justru akan menambahkan lemak ke kentang. Sedangkan, lemak jenuh diketahui berkontribusi pada kadar kolesterol tinggi.

Ilustrasi kentang (shutterstock)
Ilustrasi kentang (shutterstock)

Artinya dilansir dari Express, Anda tidak bisa mengonsumsi kentang terlalu sering. Tapi, para ahli merekomendasikan untuk mengonsumsi kentang dengan cara dipanggang dan lebih baik menambahkan minyak zaitun sebagai pengganti mentega.

Jika Anda ingin menambahkan susu skim dan yogurt, Anda bisa memilihnya yang rendah lemak dan gunakan rempah-rempah seperti oregano, merica atau bawang putih sebagai penyedap rasa.

Konsumsi banyak lemak jenuh bisa meningkatkan kadar kolesterol LDL seseorang. Karena, mentega mengandung banyak lemak jenuh dan orang dengan kolesterol tinggi harus mewaspadainya.

The American Heart Association merekomendasikan agar orang dengan kolesterol tinggi memantau konsumsi mentega mereka. Badan kesehatan itu menyarankan baiknya mengganti mentega dengan minyak zaitun dan alpukat yang lebih sehat.

baca juga

Marisa Moore, seorang konsultan nutrisi juga mengklaim bahwa kentang tumbuh bisa meningkatkan kadar kolesterol tubuh. Kebanyakan makan kentang tumbuk disertai mentega, krim, susu dan keju dalam jumlah besar jauh lebih berisiko.

Selain itu, NHS juga mengakui bahwa mentega dan krim berkontribusi pada kadar kolesterol tinggi. NHS pun menyarankan orang-orang untuk menurunkan kolesterol dengan menghindari makanan-makanan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diet Vegetarian Bikin Kolesterol Rendah, Tapi Turunkan Kadar Kalsium

Diet Vegetarian Bikin Kolesterol Rendah, Tapi Turunkan Kadar Kalsium

Health | Senin, 10 Mei 2021 | 11:27 WIB

Punya Mulut Terbesar, Wanita Ini Makan Seporsi Kentang Goreng Sekaligus

Punya Mulut Terbesar, Wanita Ini Makan Seporsi Kentang Goreng Sekaligus

Lifestyle | Minggu, 09 Mei 2021 | 14:35 WIB

Makan Keripik Kentang dan Cokelat Buruk untuk Ginjal, Kok Bisa?

Makan Keripik Kentang dan Cokelat Buruk untuk Ginjal, Kok Bisa?

Health | Kamis, 06 Mei 2021 | 16:32 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×